Emas Digital Aman atau Tidak? Yang Perlu Kamu Cek Sebelum Beli di Aplikasi
Baca 4 menit
Baca 4 menit
Kamu buka aplikasi emas. Kamu masukkan Rp10 juta. Di layar muncul "5 gram". Emasnya tidak bisa kamu pegang, timbang, atau lihat.
Jadi, emas digital aman atau tidak? Jawaban jujurnya: tergantung perusahaan di balik aplikasinya. Artikel ini kasih lima hal yang bisa kamu cek dalam sekitar sepuluh menit.
Emas digital adalah catatan di aplikasi yang bilang berapa gram emas yang kamu punya. Seharusnya, ada emas asli yang disimpan di suatu tempat untuk menopang catatan itu.
Bagian terakhir ini yang paling penting. Kalau emasnya ada dan disimpan dengan benar, gram kamu nyata. Kalau tidak, kamu cuma punya angka di layar.
Di Indonesia, perdagangan emas fisik secara digital berada di bawah Bappebti, regulator perdagangan berjangka komoditi. Aturan utamanya adalah Peraturan Bappebti 4/2019. Penjelasan soal Peraturan Bappebti 3/2025 menggambarkan tata cara perdagangannya di bursa berjangka. Ini ringkasan dari media dan penjelas hukum, bukan teks aturannya. Baca aturan resminya kalau kamu butuh bunyi pastinya.
Bappebti memasang standar tinggi. Modal disetor pedagang harus mencapai Rp100 miliar sejak 9 Februari 2022 (Bisnis.com). Angka ini jadi saringan supaya perusahaan kecil dan tipis modal tidak lolos.
Tapi ada jebakannya. Izin dimiliki oleh perusahaan, dan nama aplikasi bisa berbeda. Cari nama badan hukumnya di syarat dan ketentuan aplikasi, lalu cari di daftar pedagang berizin milik regulator.
Daftar ini berubah. Daftar Bappebti berisi lima nama pada Januari 2023 dan enam nama pada Oktober 2024 (DDTCNews, dari ringkasan pencarian). Jangan percaya daftar di blog, termasuk yang ini. Cek halaman resmi regulator hari ini.
Satu catatan lagi. Pada Januari 2026, OJK dan Bappebti mengakhiri masa transisi pengawasan aset kripto ke OJK. Sumber yang saya temukan tidak menyebut emas digital ikut pindah, dan artikel 2026 masih menyebut Bappebti sebagai pengawasnya. Pastikan ke dua regulator sebelum kamu mengandalkannya.
Aturan Bappebti bilang emas yang diperdagangkan harus ada wujud fisiknya. Emas itu harus disimpan di pengelola tempat penyimpanan (depository) yang disetujui Bappebti.
Jadi tanyakan tiga hal sederhana:
Aplikasi yang tidak bisa menjawab ini lewat ketentuannya sendiri sudah memberi kamu sinyal.
Ini cek yang paling sering dilewatkan. Simpanan rupiah di bank dijamin LPS, lembaga penjamin simpanan milik pemerintah, sampai batas tertentu. Emas berbeda.
Direktur Grup Riset LPS, Seto Wardono, bilang simpanan berbentuk emas belum termasuk yang dijamin. Pada Agustus 2025, LPS juga menyatakan usaha bullion belum masuk skema penjaminan (CNBC Indonesia, 18 Maret dan 5 Agustus 2025). Ringkasan produk Tabungan Emas Pegadaian juga menyebut produk itu tidak dijamin LPS.
Tabungan emas yang dikelola bank dan Pegadaian diatur oleh aturan OJK terpisah soal bullion, yaitu POJK 17/2024, terbit 14 November 2024. Aturan ini mencakup tabungan emas, pembiayaan, perdagangan, dan penitipan emas, serta mengharapkan standar brankas. Ini membantu. Tapi tetap bukan asuransi simpanan.
Untuk aplikasi emas digital, sumber yang saya temukan tidak menunjukkan adanya jaminan LPS. Baca syarat produknya dan cari kalimat "tidak dijamin LPS".
Aplikasi yang aman pun punya biaya. Harga beli lebih tinggi dari harga jual. Selisihnya disebut spread.
Ini contoh rekaan, dan hitungannya dari NetWort. Misalkan aplikasi menjual emas Rp2.000.000 per gram dan membelinya kembali Rp1.940.000. Kamu beli 5 gram seharga Rp10.000.000. Kalau langsung dijual lagi, kamu terima Rp9.700.000.
Kamu rugi Rp300.000, atau 3%, padahal harga emas tidak berubah. Harga emas harus naik sekitar 3,1% supaya kamu impas.
Spread asli berbeda di tiap aplikasi. Perbandingan spread aplikasi emas digital menunjukkan kutipan harga nyata, dan emas Antam vs emas digital membandingkan pilihannya.
Tanyakan apa yang terjadi saat kamu mau keluar:
Ingat juga, penyimpanan yang aman tidak menahan harga supaya tidak bergerak. Emas turun sekitar 23% dari puncak Januari 2026 sampai 7 Agustus 2026, menurut hitungan NetWort di artikel volatilitas perak dan emas. Kamu bisa lihat gerak harga emas terbaru di NetWort Market.
Jangan taruh di satu aplikasi lebih dari yang sanggup kamu relakan tertahan berbulan-bulan. Sebar emasmu: satu aplikasi berizin dan, kalau mau, satu batangan fisik. Simpan catatan gram milikmu sendiri, supaya kamu tidak bergantung pada satu layar untuk tahu apa yang kamu punya.
Catat dulu apa yang kamu punya hari ini. Buka NetWort Holdings, pilih "+ Add Metal", lalu isi jumlah gram, tanggal, dan harga belinya. Tulis juga nama aplikasinya. Dengan begitu emasmu duduk berdampingan dengan saham dan uang tunai, dan kamu bisa lihat seberapa besar kekayaanmu bergantung pada satu perusahaan.