ETF Bitcoin Leverage 2x Nggak Ngasih Kamu Return 2x Bitcoin dalam Jangka Panjang. Ini Decay yang Makan Selisihnya
Baca 4 menit
Baca 4 menit
Bitcoin naik 25% hari ini, lalu turun 20% besok. Harganya balik persis ke titik awal. Nah, ETF Bitcoin leverage 2x di dua hari yang sama? Turun 10%.
Selisih itu namanya decay ETF Bitcoin leverage. Hampir semua orang kaget pas pertama kali tahu. Di artikel ini kamu bisa cek hitungannya sendiri pakai kalkulator, dan lihat kenapa dokumen resmi dananya sendiri sudah memperingatkan hal ini.
ETF (exchange-traded fund) adalah dana yang bisa kamu beli dan jual di bursa seperti saham. ETF leverage memakai dana pinjaman dan derivatif, yaitu kontrak yang nilainya mengikuti aset lain, untuk melipatkan gerak aset yang dilacaknya.
ETF Bitcoin 2x berusaha memberi dua kali gerak Bitcoin. Kalau Bitcoin naik 3%, dana ini berusaha naik 6%.
Tapi baca tulisan kecilnya. Janji itu berlaku untuk satu hari saja.
Ada dua contoh nyata di Amerika Serikat. Volatility Shares meluncurkan BITX pada 27 Juni 2023, disebut sebagai ETF pertama dengan eksposur leverage ke kripto. ProShares meluncurkan BITU, ETF Bitcoin 2x miliknya, pada 2 April 2024 (ProShares, Volatility Shares).
Dana ini mereset leverage-nya tiap hari. Setiap pagi mulai dari nol lagi, dan mengejar 2x dari gerak hari itu saja.
Prospektus BITX menulisnya terang-terangan. Return untuk periode lebih dari satu hari adalah hasil return tiap hari yang digandakan (compounding), dan "sangat mungkin berbeda jumlahnya, bahkan bisa berbeda arah" dari 2x indeksnya di periode yang sama (prospektus Volatility Shares, dokumen SEC).
Compounding artinya untung atau rugi tiap hari dihitung dari saldo yang baru, bukan saldo awal. Inilah yang bikin tabungan bisa bertumbuh. Ini juga yang bikin jebakannya.
Otoritas sekuritas AS (SEC) bilang hal serupa. Untuk periode lebih dari sehari, ETF leverage bisa mengalahkan kelipatan sederhana indeksnya saat harga naik terus, atau kalah dari kelipatan itu saat harga naik turun tak menentu (buletin SEC di Investor.gov).
Yuk hitung. Mulai dengan Rp1.000.000 di masing-masing.
| Hari | Gerak Bitcoin | Nilai Bitcoin | Gerak dana 2x | Nilai dana 2x |
|---|---|---|---|---|
| Awal | Rp1.000.000 | Rp1.000.000 | ||
| 1 | +25% | Rp1.250.000 | +50% | Rp1.500.000 |
| 2 | -20% | Rp1.000.000 | -40% | Rp900.000 |
Bitcoin datar. Dana 2x rugi Rp100.000.
Kenapa? Di hari 1, dana untung lebih banyak. Di hari 2, dana rugi persentase yang lebih besar dari saldo yang lebih besar. Turun 40% dari Rp1.500.000 berarti hilang Rp600.000, lebih banyak dari untung Rp500.000 tadi.
Volatilitas adalah seberapa besar harga naik turun. Bitcoin naik turunnya besar, jadi ia bahan bakar yang pas buat decay ini.
Ini versi yang lebih lambat. Bitcoin bergantian +10% dan -10% selama empat hari:
| Jalur | Bitcoin | Dana 2x | Kalau "2x" yang sederhana |
|---|---|---|---|
| +10%, -10%, +10%, -10% | -1,99% | -7,84% | -3,98% |
Bitcoin nyaris tidak bergerak, turun sekitar 2%. Dana 2x rugi hampir 8%. Dua kali rugi Bitcoin seharusnya sekitar 4%, jadi hasilnya kira-kira dua kali lebih buruk dari hitungan sederhana.
Makin besar dan makin sering ayunannya, makin mahal biayanya. Pasar tenang hampir tidak terasa. Pasar liar terasa sekali.
Decay bukan jalan satu arah. Saat tren stabil, compounding malah membantu.
Misalkan Bitcoin naik 5% tiap hari selama empat hari:
| Jalur | Bitcoin | Dana 2x | Kalau "2x" yang sederhana |
|---|---|---|---|
| +5% tiap hari, empat hari | +21,55% | +46,41% | +43,10% |
Di sini dana mengalahkan 2x biasa. Jadi kesimpulan jujurnya bukan "dana leverage selalu rugi". Hasilnya bergantung pada jalur yang ditempuh Bitcoin, bukan cuma di mana ia berakhir. Dan jalur Bitcoin sering berliku.
Berlaku juga sebaliknya. Kerugian ikut digandakan, jadi dana 2x bisa jatuh dalam ketika pasar anjlok.
Reset harian hanya satu sumber beban. Prospektus dan sumber lain menyebut yang lain, misalnya biaya pengelolaan dan ongkos kontrak futures yang dipakai untuk membangun eksposurnya. Artikel kami soal ETF Bitcoin futures dan spot serta roll cost menjelaskan yang kedua.
Hasil di dunia nyata mencampur semuanya, jadi kami tidak menaruh satu angka utama di sini. Angka yang dipublikasikan untuk dana-dana ini berbeda antar sumber dan periode, dan kami tidak bisa menyatukannya jadi satu angka. Cek factsheet dana itu sendiri untuk angka terbaru.
Bukan saran, cuma pertanyaan yang berguna:
Decay membesar seiring volatilitas, jadi langkah pertama adalah mengukur seberapa bergejolak sebuah aset. Buka Explore, filter ke kripto, lalu bandingkan volatilitas dan max drawdown (penurunan terbesar dari puncak) secara berdampingan. Makin bergerigi garisnya, makin banyak yang bisa hilang dari dana dengan reset harian.