Asing Net Sell Rp10,24 Triliun di September. Apakah Net Foreign Flow Mendorong IHSG atau Hanya Mengikuti?
Baca 4 menit
Baca 4 menit
Sepanjang September 2026, investor asing mencatat net sell Rp10,24 triliun di saham Indonesia. IHSG di bulan yang sama turun 6,96% (Katadata dan IDX Channel, dibaca 13 Oktober 2026).
Wajar kalau kamu langsung menyimpulkan: asing jual, makanya pasar turun. Tapi bisa juga sebaliknya. Pasar sudah turun duluan, lalu asing ikut jual.
Pertanyaan ini adalah inti dari net foreign flow. Jawabannya tidak sebersih judul berita.
Net foreign flow adalah satu angka: nilai beli akun asing dikurangi nilai jual akun asing, dalam rupiah.
Kalau hasilnya positif, itu net buy. Kalau negatif, itu net sell. Untuk contoh satu hari yang lengkap, baca dulu arti net sell asing dan kenapa IHSG tetap bisa naik. Artikel ini membahas dua hal lain: siapa yang dihitung asing, dan apakah arus dana asing memimpin harga atau membuntutinya.
Asing di data bursa bukan soal paspor. Umumnya, yang dimaksud adalah akun yang terdaftar sebagai asing, misalnya dana kelolaan luar negeri atau meja transaksi bank di luar negeri.
Akibatnya ada dua hal yang perlu kamu tahu:
Kami tidak bisa membuka aturan klasifikasi resmi KSEI atau BEI lewat alat riset kami. Jadi anggap ini gambaran umum. Kalau kamu butuh kasus yang persis, cek definisi di situs bursa.
Berikut empat periode terbaru. Di semuanya, asing mencatat net sell. Tapi IHSG tidak selalu sejalan.
| Periode | Net foreign flow | IHSG |
|---|---|---|
| September 2026 (sebulan) | Net sell Rp10,24 triliun | Turun 6,96% |
| 28 Sep sampai 2 Okt 2026 (sepekan) | Net sell Rp1,27 triliun di hari Jumat saja | Turun 3,28% ke 6.036,88 |
| 6 Okt 2026 (sehari) | Net sell Rp629,87 miliar | Naik 1,21% |
| 9 Okt 2026 (sesi I saja) | Net sell Rp32,05 miliar | Naik 0,35% ke 6.052,51 |
Sumber: laporan mingguan Bisnis.com, 3 Oktober 2026 dan laporan pasar Kabar Bursa, 6 dan 9 Oktober 2026, dibaca lewat ringkasan pencarian pada 13 Oktober 2026.
Lihat polanya. Dalam sebulan dan sepekan, jual asing dan turunnya indeks berjalan bersamaan. Di beberapa hari Oktober, asing tetap jual tapi indeks naik. Jual asing jelas tidak menahan pantulan harga.
Sering kali membuntuti. Dana asing mengurangi posisi saat harga jatuh dan risiko naik. Jadi daftar net sell bisa jadi akibat dari penurunan, bukan hanya penyebabnya.
Riset untuk Indonesia hasilnya campur:
Kami membaca studi-studi ini lewat ringkasan pencarian, bukan naskah lengkapnya. Data bulanan juga tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi dalam satu hari. Jadi kesimpulan yang aman cukup sederhana: di level indeks dan dalam hitungan bulan, arus dana dan harga bergerak bersama. Siapa yang duluan jauh lebih sulit dibuktikan.
Satu saham punya kabar, laporan keuangan, dan perubahan indeksnya sendiri. Satu dana yang mengurangi posisi bisa terlihat seperti headline "asing net sell", padahal alasannya tidak ada hubungannya dengan perusahaannya.
Investor domestik juga berperan. Menurut Katadata, asing menyumbang sekitar 39% nilai transaksi harian di kuartal II 2026. Sisanya dikerjakan akun domestik, dan mereka bisa menyerap banyak jual asing.
Sebelum bereaksi pada angka net foreign flow, tanyakan tiga hal:
Anggap foreign flow itu termometer, bukan setir. Ia memberi tahu suhunya. Ia tidak menjelaskan sebabnya.
Buka halaman Market NetWort. Taruh pergerakan indeks dan saham yang paling bergerak di sebelah headline foreign flow yang kamu baca minggu ini. Kalau ceritanya beda, percayai data harga yang bisa kamu lihat sendiri.