'Proof of Reserves' Kedengarannya Kayak Jaminan Exchange Punya Koinmu. Nyatanya Bukan. Ini yang Terlewat
Baca 5 menit
Baca 5 menit
Kamu buka exchange, lalu ketemu tulisan "Proof of Reserves: lulus." Rasanya lebih tenang, kan. Tapi sebenarnya apa yang lulus?
Apa itu proof of reserves? Ini laporan yang menunjukkan exchange memegang sejumlah koin di blockchain, dan jumlahnya cukup buat menutup saldo nasabah. Berguna, tapi jauh lebih lemah dari kesan kata "proof". Di artikel ini kamu bakal lihat kenapa.
Exchange menyimpan koinmu di wallet yang dia kontrol. Di layar kamu lihat saldo. Saldo itu adalah utang exchange ke kamu.
Proof of reserves mau menjawab satu pertanyaan: koin yang dipegang exchange, apakah minimal sebesar yang dia utang ke nasabah?
Ada dua bagian:
Kalau angka pertama sama atau lebih besar dari angka kedua, laporannya "lulus."
Saldo semua orang tidak bisa dipublikasikan, karena itu data pribadi. Jadi exchange memakai alat bernama Merkle tree.
Idenya begini. Saldo tiap nasabah diubah jadi kode pendek yang disebut hash. Kode-kode itu digabung berpasangan jadi kode baru, terus berulang sampai tersisa satu kode di puncak. Itu namanya Merkle root. Satu kode itu "mengunci" semua saldo. Kalau satu saldo saja diubah, root-nya ikut berubah.
Sekarang contoh karangan. Ada exchange kecil dengan empat nasabah yang punya Bitcoin:
| Nasabah | Saldo (BTC) |
|---|---|
| A | 5 |
| B | 3 |
| C | 2 |
| D | 10 |
| Total utang | 20 |
Exchange mengumumkan Merkle root dan total 20 BTC. Nasabah B bisa minta bukti kecil untuk mengecek bahwa 3 BTC miliknya ada di dalam total itu, tanpa melihat saldo orang lain.
Lalu kamu cek wallet yang diumumkan exchange. Isinya 20 BTC. Laporannya lulus.
Sekarang tambah satu fakta yang tidak muncul di laporan. Exchange yang sama pernah meminjam 8 BTC dari pihak lain dan belum dikembalikan.
Kewajiban sebenarnya jadi 28 BTC: 20 ke nasabah ditambah 8 ke pemberi pinjaman. Wallet-nya cuma berisi 20. Dia tidak sanggup membayar semua orang.
Tapi laporan tetap bilang "lulus." Proof of reserves dasar tidak mencantumkan pinjaman atau utang ke pihak lain. Inilah kritik yang terus muncul. Laporan berbasis Merkle tree hanya membuktikan exchange memegang koin yang cocok dengan saldo pengguna pada satu waktu. Itu belum membuktikan exchange solvent. (Solvent artinya harta lebih besar dari utang.)
Ada dua batas lain:
Idenya sudah lama. Kraken menjalankan audit Merkle tree awal pada 2014. Februari 2022, Kraken mengumumkan audit baru oleh kantor akuntan Armanino. Menurut pengumuman Kraken, audit itu hanya mencakup Bitcoin dan Ether, dari lebih dari 100 aset di platformnya (Business Wire, 3 Februari 2022).
Lalu FTX runtuh pada November 2022. Pemberitaan setelah kebangkrutan menyebut kekurangan dana nasabah sekitar $8 miliar, dengan uang nasabah dipinjamkan ke perusahaan kembarannya, Alameda Research (menurut ringkasan pers, termasuk panduan TokenTax soal kejatuhan FTX). Banyak exchange buru-buru merilis laporan cadangan.
Binance merilis laporan untuk Bitcoin. Pemberitaan saat itu menyebut cadangan 582.485 BTC melawan 575.742 BTC milik pengguna, rasio 101%. Laporan itu dibuat firma audit Mazars.
Pertengahan Desember 2022, Mazars menghentikan sementara semua pekerjaan proof of reserves untuk klien kripto. Alasannya "concerns regarding the way these reports are understood by the public", artinya khawatir laporan itu disalahpahami publik. Mazars juga menurunkan laporan Binance. Maret 2023, regulator audit AS (PCAOB) memperingatkan investor agar tidak menjadikan laporan proof of reserves perusahaan kripto sebagai tanda kesehatan keuangan.
Peristiwa ini kami baca dari ringkasan hasil pencarian atas artikel aslinya, karena beberapa halaman asli tidak bisa dibuka saat artikel ini ditulis. Cek sumber utamanya sebelum kamu mengutip angka apa pun.
Audit penuh melihat dua sisi. Pertanyaannya:
Poin nomor 4 penting sekali. Masalah FTX bukan cuma tumpukan koin yang hilang. Uang nasabah dipakai untuk keperluan lain. Hitungan isi wallet saja tidak bisa melihat itu.
Kamu tidak perlu jadi auditor. Tanyakan lima hal ini:
Kalau laporan tidak bisa menjawab ini, anggap itu materi marketing, bukan jaminan.
Dua risiko terkait dibahas di artikel lain. Klaim "insured" di exchange kelihatan melindungi, padahal ada batas jumlahnya. Lalu simpan kripto di exchange atau wallet sendiri adalah pilihan yang lebih besar di balik semua ini.
Kamu tidak bisa memaksa exchange membuktikan semuanya. Tapi kamu bisa memutuskan berapa banyak yang kamu taruh di sana.
Buka halaman Holdings di NetWort dan lihat berapa persen portofoliomu ada di kripto, misalnya Bitcoin atau Ether. Porsi itu adalah jumlah yang kamu percayakan ke wallet milik pihak lain. Melihat angkanya adalah langkah pertama untuk menilai apakah ukurannya sudah pas buat kamu.