USDT dan USDC Sama-sama Bilang Harganya 1 Dolar. Apa yang Sebenarnya Menjaminnya?
Baca 5 menit
Baca 5 menit
Kamu pegang 1.000 USDT di satu dompet dan 1.000 USDC di dompet lain. Dua-duanya tampil sekitar 1.000 dolar AS. Apakah keduanya sama saja?
Tidak persis. Harganya sama, tapi apa yang ada di belakang harga itu berbeda. Artikel ini membandingkan cadangan USDT vs USDC: apa yang katanya dipegang tiap penerbit, siapa yang memeriksa, dan seberapa tebal bantalan pengamannya.
Satu istilah dulu. Stablecoin adalah token kripto yang dibuat supaya harganya tetap satu dolar AS. Cadangan (reserve) adalah tumpukan aset yang disimpan penerbit supaya bisa membayar kamu satu dolar untuk tiap koin.
Angka di bawah berasal dari ringkasan pencarian atas laporan penerbit dan berita, diambil 11 Oktober 2026. Saya tidak bisa membuka PDF aslinya, jadi cek halaman resmi penerbit untuk angka persisnya.
Tether adalah koin yang lebih besar. Laporan kuartal II 2026 yang diliput media menyebut sekitar 184,6 miliar USDT beredar (Stablecoin Insider, KuCoin News).
Di sisi aset, laporan itu menunjukkan sekitar US$187,75 miliar aset dan US$183,64 miliar kewajiban (Forklog). Kewajiban di sini artinya utang Tether ke pemegang koin: satu dolar untuk tiap USDT.
Isi asetnya campuran:
| Aset | Jumlah | Porsi dari aset* |
|---|---|---|
| Surat utang AS (T-bill) | US$114,96 miliar | sekitar 61% |
| Reverse repo (pinjaman jangka pendek berjaminan surat utang) | US$25,62 miliar | sekitar 14% |
| Emas (146,2 ton) | US$18,84 miliar | sekitar 10% |
| Bitcoin (98.933 BTC) | US$5,8 miliar | sekitar 3% |
*Hitungan NetWort: tiap jumlah dibagi US$187,75 miliar. Sumber: Forklog dan Crowdfund Insider. Sisanya sebagian besar pinjaman berjaminan, yang tidak bisa saya hitung dari sumber ini.
T-bill adalah pinjaman jangka pendek ke pemerintah AS. Ia termasuk aset paling aman dan paling mudah dijual. Emas dan bitcoin tidak begitu. Harganya naik turun tiap hari.
USDC lebih kecil dan lebih sederhana. Circle, perusahaan di balik USDC, melaporkan US$73,3 miliar USDC beredar pada akhir Juni 2026 (hasil Q2 2026 Circle, via ringkasan pencarian).
Laporan 10-Q ke SEC menyebut sekitar 84% cadangan ada di Circle Reserve Fund. Sisanya uang tunai di beberapa bank (10-Q Circle, via ringkasan pencarian).
Dana itu adalah reksa dana pasar uang pemerintah. Isinya surat utang AS yang jatuh tempo tiga bulan atau kurang, repo semalam, dan kas. BlackRock yang mengelolanya.
Jadi cadangan USDC tidak berisi emas, bitcoin, atau pinjaman. Hanya kas dan surat utang jangka pendek. Inilah beda utamanya.
Kedua penerbit menerbitkan laporan yang diperiksa kantor akuntan luar. Tapi kata "diperiksa" bisa berarti dua hal.
Audit adalah pemeriksaan penuh atas pembukuan. Atestasi lebih sempit. Kantor akuntan hanya membenarkan angka tertentu pada tanggal tertentu, misalnya "cadangan minimal sama dengan jumlah koin beredar."
Perbandingannya:
| Tether (USDT) | Circle (USDC) | |
|---|---|---|
| Frekuensi laporan | Per kuartal | Per bulan |
| Kantor akuntan | BDO | Deloitte |
| Isi cadangan | T-bill, repo, emas, bitcoin, pinjaman | Reksa dana pasar uang dan kas bank |
Pekerjaan BDO untuk Tether disebut atestasi oleh sebagian besar liputan, meski satu media menyebutnya laporan audit. Saya tidak bisa memastikannya dari sumber yang terjangkau. Baca judul dokumennya sendiri sebelum kamu memakai salah satu istilah itu.
Laporan bulanan Deloitte untuk USDC juga disebut atestasi, bukan audit penuh (S&P Global).
Ini angka yang paling penting. Kurangi kewajiban dari aset, dan kamu dapat kelebihan cadangan, alias bantalan.
Bantalan Tether turun dari US$8,23 miliar ke US$4,11 miliar dalam satu kuartal (Stablecoin Insider). Liputan mengaitkan sebagian besarnya dengan turunnya harga emas dan bitcoin.
Mari kita hitung. Ini contoh hitungan, bukan ramalan.
Itu hampir menghabiskan bantalan. Tether juga menerima bunga dari surat utangnya, yang bisa menebalkan bantalan lagi dari waktu ke waktu. Intinya hanya ini: cadangan yang memegang aset bergejolak bisa bergeser, sedangkan cadangan berisi kas dan surat utang nyaris tidak.
Kalau dibayangkan dalam rupiah: bantalan 2,2% itu seperti kamu punya utang Rp100 juta dan hanya menyimpan Rp2,2 juta tambahan untuk berjaga-jaga. Cukup untuk hari biasa, tipis untuk hari buruk.
USDC pernah menunjukkan titik lemahnya pada Maret 2023. Sekitar US$3,3 miliar dari kira-kira US$40 miliar cadangan tertahan di Silicon Valley Bank yang bangkrut (CNN Business). Itu sekitar 8%. USDC sempat turun ke sekitar US$0,87, lalu pulih dalam beberapa hari. Ceritanya kami bahas di kenapa stablecoin bisa depeg.
Titik lemah Tether lain. Yang jadi soal adalah mutu aset di belakang dolar itu, bukan satu bank. Emas dan bitcoin bisa turun, dan bantalan yang menyusut adalah hal yang dipantau pemegang koin yang cemas.
Aturan baru di AS mengarah ke model USDC. Ringkasan GENIUS Act menyebut penerbit harus menyimpan cadangan satu banding satu dalam aset seperti kas dan surat utang jangka pendek, serta menerbitkan laporan cadangan bulanan. Tanggal berlakunya dilaporkan 18 Januari 2027 atau lebih awal, dan sumber berbeda soal detailnya (Baker McKenzie, Forvis Mazars). Cek aturan finalnya.
Untuk risiko lain di sekitar bunga stablecoin, baca apakah bunga stablecoin aman.
Laporan hanyalah foto sesaat. Harga bergerak terus. Buka halaman Market di NetWort untuk melihat pergerakan kripto hari ini, dan perhatikan apakah aset terkait stablecoin tetap tenang saat pasar lain bergejolak.