Transaksi DeFi-mu Bisa 'Disandwich' Dua Transaksi Lain Sebelum Sempat Kekonfirmasi. Ini yang Disebut MEV
Baca 5 menit
Baca 5 menit
Kamu swap token di decentralized exchange (DEX). Layar menunjukkan satu harga. Transaksi kamu malah kefill di harga yang lebih jelek. Wallet kamu tidak diretas, tidak ada yang dicuri lewat cara biasa. Ada bot yang melihat transaksimu bakal masuk, lalu "mengepung" transaksi itu dengan transaksinya sendiri. Inilah yang disebut MEV, singkatan dari Maximal Extractable Value, dan bentuk yang paling sering kamu rasakan langsung adalah serangan sandwich.
Serangan sandwich saja menguras hampir 40 juta dolar AS, sekitar Rp 708 miliar dengan kurs sekitar Rp17.700 per dolar AS pertengahan September 2026, dari pengguna Ethereum sepanjang 2025, menurut data dari platform analitik EigenPhi yang diberikan ke Cointelegraph pada Desember 2025, padahal total nilai transaksi di DEX terus naik di periode yang sama. Paham cara kerjanya adalah satu-satunya cara supaya kamu berhenti "membayar" biaya tersembunyi ini.
Setiap transaksi yang kamu kirim ke blockchain tidak langsung selesai saat itu juga. Transaksi itu masuk dulu ke ruang tunggu publik yang disebut mempool, yang bisa dilihat siapa saja, sebelum pihak yang menyusun blok berikutnya memutuskan transaksi mana yang masuk dan urutannya seperti apa. MEV adalah keuntungan ekstra yang bisa didapat dengan mengatur urutan itu, atau dengan menyisipkan transaksi baru di sekitar transaksimu, sebelum transaksimu sendiri terkonfirmasi.
Ini bukan hal baru. Di bursa saham, alur order bersifat privat dan diatur ketat justru supaya hal seperti ini tidak terjadi. Di kebanyakan blockchain, ruang tunggunya memang sengaja dibuat publik, jadi siapa pun yang punya software yang tepat bisa mengintip dan bertindak berdasarkan apa yang dia lihat.
Serangan sandwich dinamai sesuai bentuknya: transaksimu ada di tengah, dikepung dua transaksi milik si penyerang.
Berikut contoh ilustrasi, bukan transaksi sungguhan. Misalnya kamu mau swap 50.000 USDC ke ETH di sebuah DEX, dan harga normal di pool itu seharusnya memberimu sekitar 20 ETH.
Kamu tidak kehilangan dana karena diretas. Kamu kehilangan selisih antara harga yang dijanjikan dan harga yang benar-benar kamu terima, dan selisih itu persis yang masuk ke kantong bot tadi.
Menjalankan bot sandwich butuh infrastruktur serius: software yang memantau mempool nonstop, dan modal yang cukup besar untuk front-run transaksi dalam skala besar. Pada praktiknya, segelintir operator saja yang menguasai sebagian besar aktivitas ini. Riset EigenPhi berulang kali mengidentifikasi satu bot bernama publik jaredfromsubway.eth sebagai salah satu operator sandwich paling aktif di Ethereum sejak 2023.
Data EigenPhi yang dikutip Cointelegraph, mencakup sekitar 95.000 serangan sandwich antara November 2024 sampai Oktober 2025, menunjukkan dua hal yang bergerak berlawanan arah. Ekstraksi bulanan dari serangan sandwich turun dari hampir 10 juta dolar AS di akhir 2024 menjadi sekitar 2,5 juta dolar AS pada Oktober 2025, padahal volume transaksi bulanan di DEX justru naik dari sekitar 65 miliar dolar AS ke lebih dari 100 miliar dolar AS di periode yang sama. Porsi serangan sandwich dari total aktivitas justru mengecil, bukan karena transaksi berkurang, tapi karena makin banyak trader pakai cara yang menghindari mempool publik sama sekali.
Kamu tidak perlu berhenti pakai DEX untuk menghindari ini. Kamu cuma perlu tahu apa penyebabnya.
MEV adalah bagian dari cara kerja blockchain publik mengurutkan transaksi, bukan bug di satu exchange tertentu. Ini tidak akan hilang, tapi trader yang paham cara kerjanya akan jauh lebih sedikit rugi dibanding yang tidak tahu sama sekali.
Kalau kamu pegang ETH atau aset lain yang ramai ditransaksikan di DEX, Explore screener NetWort membantu kamu cek riwayat harga dan volatilitas aset sebelum menentukan ukuran transaksi, yang jadi lebih penting lagi untuk pair atau pool yang harganya bisa bergerak sendiri gara-gara satu swap besar. Kamu juga bisa cek riwayat harga ETH langsung sebelum memutuskan seberapa besar swap yang sebenarnya masuk akal.