Biaya Trading di Indodax, Tokocrypto, dan Pintu yang Beneran Kamu Bayar
Baca 6 menit
Baca 6 menit
Beli kripto Rp10.000.000 di Indodax pakai market order, lalu jual lagi dengan cara yang sama, dan Rp60.000 dari situ hilang cuma buat biaya trading, belum termasuk untung atau rugi dari pergerakan harganya. Lakukan transaksi yang sama persis di Tokocrypto, biayanya cuma Rp20.000. Selisih itu tetap hilang mau harganya naik atau turun, karena kepotongnya duluan, sebelum transaksi kamu sempat menghasilkan apa-apa. Kebanyakan orang milih exchange kripto dari tampilan aplikasinya, bukan dari daftar biayanya. Ini biaya asli dari tiga platform kripto terbesar di Indonesia, diambil langsung dari halaman resmi masing-masing.
Semua exchange di artikel ini menghitung biaya trading berdasarkan dua kategori: maker dan taker.
Kalau kamu tap beli atau jual dan berharap langsung tereksekusi, kamu hampir pasti bayar biaya taker.
Ini biaya resmi masing-masing platform untuk akun biasa, tanpa tier VIP dan tanpa diskon token apapun.
| Exchange | Biaya maker | Biaya taker | Sumber |
|---|---|---|---|
| Indodax (pasar IDR) | 0% | 0,3% | Help center resmi Indodax |
| Tokocrypto (spot) | 0,1% | 0,1% | Halaman biaya transaksi resmi Tokocrypto |
| Pintu Pro (spot) | 0,12% | 0,17% | FAQ resmi Pintu |
| Pintu (aplikasi standar) | Tidak ada biaya terpisah, sudah masuk ke harga | Tidak ada biaya terpisah, sudah masuk ke harga | FAQ resmi Pintu |
Biaya Indodax sedikit beda lagi kalau kamu trading di pasangan USDT, lebih dekat ke 0,295% maker dan 0,325% taker dibanding angka pasar IDR di atas, masih dari halaman help center yang sama.
Beli lalu jual lagi itu momen biayanya kena dua kali. Pakai biaya taker masing-masing platform, karena market order yang paling sering dipakai orang:
| Exchange | Biaya per sisi | Total bolak-balik | Untuk Rp10.000.000 |
|---|---|---|---|
| Indodax | 0,3% | 0,6% | Rp60.000 |
| Tokocrypto | 0,1% | 0,2% | Rp20.000 |
| Pintu Pro | 0,17% | 0,34% | Rp34.000 |
Selisih ini menumpuk kalau kamu sering trading. Trader yang bolak-balik transaksi sebesar itu sekali seminggu selama setahun, bayar sekitar Rp3.120.000 biaya trading di tarif taker standar Indodax, dibanding sekitar Rp1.040.000 di Tokocrypto, untuk aktivitas Rp10 juta yang sama persis. Tidak ada yang beda dari transaksinya. Yang beda cuma platformnya.
Aplikasi standar Pintu malah tidak mencantumkan persentase biaya sama sekali. FAQ resmi mereka bilang jelas: tidak ada biaya trading terpisah, harga beli dan jual yang kamu lihat sudah termasuk biayanya, dan selisih antara dua harga itu (spread) bergerak mengikuti kondisi pasar, bukan angka tetap. Biaya ini tetap bisa memakan uang kamu, cuma kamu tidak bisa membacanya langsung dari daftar biaya seperti tiga platform lainnya.
Angka di atas adalah tarif level pemula. Indodax dan Tokocrypto sama-sama kasih diskon, tapi cuma kalau kamu trading dalam jumlah besar:
Sebagai gambaran, volume $5 juta dalam 30 hari jauh di luar jangkauan trader retail biasa, bahkan dalam setahun sekalipun, apalagi sebulan. Kalau kamu cuma trading sesekali, bukan menjalankan strategi frekuensi tinggi, tarif standar level pemula di tabel pertama itu yang beneran berlaku buat kamu.
Ada dua biaya lagi yang berada di luar daftar biaya resmi tiap exchange, dan keduanya tidak spesifik ke Indodax, Tokocrypto, atau Pintu saja.
Biaya kedua adalah pajak dari pemerintah, bukan biaya platform, dan tetap berlaku mau exchange mana pun yang kamu pakai: menjual atau menukar aset kripto di Indonesia kena Pajak Penghasilan (PPh Pasal 22) final sebesar 0,21% dari nilai transaksi, naik dari 0,1% sebelumnya, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2025, berlaku sejak 1 Agustus 2025. PPN yang dulu dikenakan saat membeli aset kripto sudah dihapus sejak tanggal yang sama, karena aset kripto sekarang diperlakukan seperti surat berharga untuk urusan ini.
Kalau kamu trading sesekali dan pakai market order, dari sisi biaya saja tarif standar Tokocrypto lebih murah dibanding Indodax maupun Pintu Pro standar, sebelum diskon volume atau token apapun dihitung. Ini bukan rekomendasi buat pakai platform tertentu, karena daftar biaya bisa berubah dan likuiditas, pilihan koin, serta gaya trading kamu sendiri juga ikut menentukan. Ini alasan buat kamu cek halaman biaya resmi terbaru dari exchange yang beneran kamu pakai, sebelum menganggap transaksi bolak-balik itu hampir gratis.
Kalau kamu rutin trading Bitcoin atau koin besar lainnya, sisi biaya cuma separuh cerita. Yang beneran menentukan kekayaan bersih kamu adalah berapa yang tersisa setelah biaya, pajak, dan pergerakan harga digabung, bukan angka kotor yang ditampilkan aplikasi. Fitur Capital Gains di NetWort memisahkan setoran kamu dari hasilnya, jadi kelihatan berapa yang aset kamu beneran hasilkan, di semua aset yang kamu pegang, sehingga perbandingan biaya di atas jadi angka nyata buat portofolio kamu sendiri, bukan cuma hitungan andai-andai.
Biaya trading cuma satu pos dari total biaya trading kripto. Kalau kamu juga memindahkan koin dari exchange ke dompet kamu sendiri, biaya gas jaringan adalah biaya terpisah di luar semua yang dibahas di sini.