Antam atau UBS? Merek Emas yang Kamu Beli Ngaruh ke Harga Jual Kembalinya
Baca 4 menit
Baca 4 menit
Kamu lagi berdiri di konter emas, ada dua pilihan di depan kamu. Satu tulisannya Antam, merek yang udah dikenal hampir semua orang Indonesia yang pernah beli emas. Satunya lagi tulisannya UBS, biasanya sedikit lebih murah buat dibeli. Pilih salah satu di antara keduanya nggak cuma ngaruh ke berapa kamu bayar hari ini. Itu juga nentuin berapa uang yang kamu terima nanti waktu kamu jual lagi.
Selisih antara harga beli dan harga jual kembali itu namanya spread, dan besarnya beda-beda tiap merek. Ini angka aslinya hari ini, dalam rupiah, dan kenapa bedanya bukan kebetulan.
Waktu kamu jual emas balik ke tempat kamu beli, kamu nggak dapat harga yang sama kayak waktu beli. Toko atau dealer bakal nawarin harga lebih rendah, namanya harga buyback atau harga jual kembali. Selisih antara harga beli dan harga buyback itulah yang disebut spread.
Setiap merek emas punya spread masing-masing. Yang beneran ngaruh ke kantong kamu adalah seberapa besar spread itu, dan di sinilah Antam sama UBS mulai keliatan bedanya.
Ini harga beli dan buyback emas batangan 1 gram dari masing-masing merek pada 27 Agustus 2026, berdasarkan rilis harga resmi Antam (lewat Vibiznews dan Disway) dan daftar harga resmi Galeri 24 (lewat Kontan MomsMoney dan Pintu News), anak usaha Pegadaian yang jual emas Antam maupun UBS sekaligus mereknya sendiri:
| Merek | Harga beli | Harga buyback | Spread | Spread (% dari harga beli) |
|---|---|---|---|---|
| Antam | Rp2.723.000 | Rp2.583.000 | Rp140.000 | 5,1% |
| UBS | Rp2.754.000 | Rp2.519.000 | Rp235.000 | 8,5% |
| Galeri 24 (merek sendiri) | Rp2.681.000 | Rp2.531.000 | Rp150.000 | 5,6% |
Coba perhatikan, harga beli UBS hari itu malah lebih murah dari Antam, Rp2.754.000 dibanding Rp2.723.000 memang deketan, tapi harga buyback-nya justru paling rendah dari ketiganya. Kombinasi ini yang bikin spread UBS hampir 70% lebih lebar dari Antam kalau dihitung dalam rupiah.
Antam itu singkatan dari PT Aneka Tambang, perusahaan tambang milik negara, dan emas batangannya diproduksi serta disertifikasi lewat unit Logam Mulia. Status BUMN plus puluhan tahun reputasi itu yang bikin emas Antam jadi yang paling likuid di Indonesia. Hampir semua pegadaian, toko emas, sampai marketplace bakal langsung mau beli balik tanpa ragu, dan likuiditas setinggi itu yang bikin spread-nya tetap tipis.
UBS bukan bank asal Swiss yang sering dikira orang dari namanya. UBS itu singkatan dari PT Untung Bersama Sejahtera, produsen emas dan perhiasan swasta yang berdiri di Surabaya sejak 1975. Emas batangan UBS punya sertifikat dan nomor seri sendiri, tapi mereknya belum sepenuhnya dipercaya buat dibeli balik di semua tempat kayak Antam, jadi dealer biasanya kasih margin lebih lebar buat jaga-jaga dari risiko jual kembali itu.
Desk MomsMoney dari Kontan rutin memantau spread buyback emas dari merek-merek besar di Indonesia, dan hasil pantauan mereka berulang kali nemuin pola yang sama: Pegadaian dan Galeri 24 biasanya punya spread paling tipis, sementara UBS berkali-kali tercatat sebagai merek dengan spread paling lebar di antara yang dipantau, bahkan di hari-hari waktu selisih semua merek lagi mengecil. Angka hari ini di atas cuma satu potret dari pola yang terus muncul di pantauan itu, bukan kejadian sekali doang.
Coba bayangkan kamu beli 1 gram dari masing-masing merek hari ini, terus langsung dijual balik hari itu juga, dengan harga emas dunia yang nggak berubah sama sekali. Ini kerugian aslinya:
Selisih ini baru beneran kerasa kalau kamu ada kemungkinan butuh jual cepat. Kalau kamu emang niat nyimpen emas buat bertahun-tahun, spread yang kamu bayar di hari pertama itu kecil banget dibanding pergerakan harga emas selama waktu itu. Tapi kalau ada peluang kamu bakal butuh uangnya lagi dalam hitungan bulan, misalnya lagi mikir gadai emas sebagai alternatif dari jual langsung, besar kecilnya spread ini layak dicek dulu sebelum kamu pilih merek, bukan sesudahnya.
Merek apa pun yang kamu simpan, nilai jualnya berubah tiap hari ngikutin harga emas, bukan cuma soal spread-nya doang. NetWort nyimpen emas sebagai jenis holding sendiri, sejajar sama saham dan kripto kamu, dan datanya update ngikutin harga live, jadi kamu selalu tahu berapa nilai gram emas kamu hari ini tanpa harus nebak-nebak dari harga beli dulu. Kalau kamu juga lagi mikir emas fisik dibanding aplikasi emas digital, cek dulu perbandingan spread antar format itu sebelum mutusin. Buka halaman Holdings kamu buat nyatetin emas yang udah kamu punya.