Dana Kuliah Anak: Berapa Nabung per Bulan? Semua Tergantung Satu Angka
Baca 5 menit
Baca 5 menit
Anakmu baru lahir. Kamu mau dana kuliah anak siap 18 tahun lagi. Pertanyaan pertamamu pasti: sebulan harus nabung berapa?
Jawabannya jujur: tergantung satu angka. Yaitu seberapa cepat biaya kuliah naik tiap tahun. Kalau angka ini kamu pasang rendah, tabungan per bulan kelihatan ringan. Kalau kamu pasang tinggi, jumlahnya bisa dua kali lipat.
Di sini kamu lihat hitungannya satu per satu. Ada tiga skenario kenaikan biaya dan empat skenario return tabungan. Tinggal cari baris yang paling mirip rencanamu.
Kita butuh harga awal. Ini satu angka yang ada nama sumbernya.
Universitas Indonesia (UI) menetapkan UKT lewat Keputusan Rektor 297/SK/R/UI/2026. Bisnis.com melaporkan UKT (Uang Kuliah Tunggal, biaya kuliah tunggal yang dibayar tiap semester di kampus negeri) tertinggi untuk Pendidikan Dokter sebesar Rp20.000.000 per semester. Angka ini kami lihat lewat ringkasan hasil pencarian atas laporan Bisnis.com, bukan di laman resmi UI, dan sumber lain menyebut angka yang sedikit berbeda (sekitar Rp19,8 juta). Cek tabel UKT terbaru kampus tujuanmu sebelum memakainya.
Kenapa pakai angka tertinggi? Karena ini jalur negeri yang paling mahal, jadi cocok buat uji ketahanan rencana. Kebanyakan jurusan dan golongan UKT lebih murah.
Titik awalnya begini:
Ini hitungan NetWort dari biaya yang dilaporkan, bukan penawaran untuk satu mahasiswa tertentu.
Anakmu mulai kuliah 18 tahun lagi. Harga tidak akan diam. Kita uji tiga laju kenaikan:
| Naik per tahun | Asalnya dari mana |
|---|---|
| 3,28% | Inflasi umum Indonesia September 2026 dari BPS (lewat Kontan dan Investortrust) |
| 5,00% | Batas kenaikan UKT tahunan di kampus negeri, ditetapkan Februari 2026 (lihat artikel inflasi pendidikan kami) |
| 8,00% | Skenario uji ketahanan. Ini asumsi NetWort, bukan statistik resmi |
Kenapa tidak pakai angka inflasi pendidikan resmi? Kelompok pendidikan BPS naik 1,22% dalam 12 bulan sampai Juni 2026. Tapi angka itu rata-rata dari TK, les, dan kuliah sekaligus. Artikel sebelumnya menjelaskan kenapa angka ini kurang cocok buat rencana 18 tahun.
Kamu mungkin juga sering baca "biaya pendidikan naik 10 sampai 15% per tahun". Kami tidak bisa menelusurinya ke survei BPS, jadi tidak kami pakai sebagai fakta. Skenario 8% adalah cara kami menguji hasil yang tinggi tanpa mengklaimnya sebagai angka resmi.
Rumusnya sederhana. Prinsipnya sama dengan rumus Rule of 72, tapi dipakai untuk biaya.
| Naik per tahun | Biaya kuliah empat tahun, 18 tahun lagi |
|---|---|
| 3,28% | sekitar Rp286 juta |
| 5,00% | sekitar Rp385 juta |
| 8,00% | sekitar Rp639 juta |
Jurusan sama. Kampus sama. Tagihannya beda lebih dari Rp350 juta hanya karena satu asumsi.
Ini bagian yang kamu cari. Kita anggap kamu menabung tiap akhir bulan selama 216 bulan (18 tahun), dan uangmu menghasilkan return tetap tiap tahun. Return ini juga asumsi. Return asli naik turun, dan deposito tidak akan sama perilakunya dengan reksa dana saham.
Tabungan per bulan yang dibutuhkan, dalam juta rupiah:
| Target 18 tahun lagi | Return 0% (uang tunai) | 4% per tahun | 6% per tahun | 8% per tahun |
|---|---|---|---|---|
| Rp286 juta (naik 3,28%) | Rp1,32 | Rp0,91 | Rp0,75 | Rp0,61 |
| Rp385 juta (naik 5%) | Rp1,78 | Rp1,23 | Rp1,01 | Rp0,83 |
| Rp639 juta (naik 8%) | Rp2,96 | Rp2,04 | Rp1,68 | Rp1,37 |
Cara bacanya: ambil kasus tengah. Biaya naik 5% dan tabunganmu menghasilkan 6%. Kamu perlu sekitar Rp1,01 juta per bulan. Kalau uangnya hanya disimpan tunai, jadi sekitar Rp1,78 juta. Dalam contoh ini, return yang kamu dapat bernilai sekitar Rp770.000 per bulan.
Itu sebabnya tempat menyimpan uang berpengaruh. Tapi return lebih tinggi juga berarti naik turun lebih besar, jadi jangan anggap 8% itu pasti aman.
Rp160 juta itu batas atas. Banyak keluarga akan merencanakan angka lebih kecil. Kamu bisa menyesuaikan tabelnya langsung. Biaya awal separuhnya berarti tabungan bulanan separuhnya juga. Kuliah Rp80 juta dengan kenaikan 5% dan return 6% butuh sekitar Rp0,51 juta per bulan.
Beberapa cara agar rencananya lebih ringan:
Tabel di atas memakai return tetap. Return asli bergelombang. Rencanamu lebih berguna kalau kamu tahu seberapa bergelombang dana yang kamu pakai.
Buka dashboard NetWort. Masukkan tabungan atau dana yang akan kamu pakai untuk tujuan ini, lalu lihat volatilitas dan penurunan terburuknya di masa lalu. Dana yang pernah turun 30% di waktu yang salah bisa meninggalkan lubang saat tagihan semester pertama datang. Kalau kamu tahu dari sekarang, kamu bisa pindah ke dana yang lebih stabil saat tanggal mulai kuliah makin dekat.