Menabung untuk Haji dan Umrah: Biaya Sekarang, Daftar Tunggu, dan Cara Merencanakannya
Baca 4 menit
Baca 4 menit
Kamu mau daftar haji, tapi bingung harus siapkan berapa? Untuk haji reguler 2026, jemaah membayar rata-rata Rp54,2 juta. Total biaya haji per jemaah sekitar Rp87,4 juta. Sisanya, sekitar Rp33,2 juta, berasal dari hasil pengembangan dana haji.
Tapi masalah terbesarnya bukan uang. Masalahnya waktu. Di banyak provinsi, antrean berangkat lebih dari 25 tahun. Jadi menabung haji berarti rencana jangka panjang.
Di sini kamu akan lihat angkanya, cara daftar tunggu memengaruhi rencanamu, dan setoran bulanan untuk mulai. Umrah juga dibahas, karena umrah tidak ada antrean.
Semua angka berasal dari ringkasan hasil pencarian yang saya baca pada 16 Oktober 2026. Situs aslinya tidak bisa dibuka dari lingkungan riset kami. Cek angka resminya sebelum bertindak.
Dua istilah dulu.
BPIH adalah biaya total satu perjalanan haji. Bipih adalah bagian yang dibayar jemaah. Selisihnya ditutup dari nilai manfaat, yaitu hasil investasi dana haji yang dikelola BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji).
Untuk 2026, Keppres 34/2025 menetapkan rata-rata berikut (lewat NU Online dan Investortrust, keduanya dari ringkasan pencarian):
| Komponen | Nominal | Porsi |
|---|---|---|
| Biaya total (BPIH), rata-rata | sekitar Rp87,4 juta | 100% |
| Dibayar jemaah (Bipih), rata-rata | Rp54.193.806 | 62% |
| Dibayar dari nilai manfaat | sekitar Rp33,2 juta | 38% |
Biaya total 2026 sekitar Rp2 juta lebih rendah dari 2025.
Bipih-mu bergantung pada embarkasi. Ringkasan pencarian menyebut Aceh Rp45.109.422, Yogyakarta Rp52.955.422, dan Jakarta Rp58.542.722. Anggap ini contoh dan cek embarkasimu.
Kamu tidak membayar semuanya sekaligus. Pertama, kamu mendaftar dengan setoran awal. Salah satu sumber yang bisa saya buka menyebut angkanya Rp25 juta menurut Permenag 13/2018 (Peraturan BPK). Saya belum bisa memastikan angka itu masih berlaku di 2026. Tanyakan ke bank penerima setoran haji.
Setelah setor, kamu dapat nomor porsi. Nomor itu menaruhmu di antrean. Pelunasan baru dibayar di tahun jatah berangkatmu tiba.
Berapa lama antreannya? Jawabannya beda-beda, dan alasannya penting.
Kolom opini Katadata mengingatkan bahwa 14 tahun bukan janji untuk pendaftar baru (Katadata).
Antar provinsi, selisihnya besar. Data Kemenag Desember 2024 mencatat Sulawesi Selatan 48 tahun dan Sulawesi Utara sekitar 17 tahun. Jawa Timur sekitar 34 tahun, Jawa Barat sekitar 30 tahun, dan DKI Jakarta sekitar 28 tahun (NU Online, dari ringkasan pencarian).
Cek provinsimu di portal kementerian. Jangan pakai rata-rata nasional.
Ini cara sederhana untuk membagi targetnya. Hitungan ini aritmetika NetWort dengan asumsi yang disebutkan, bukan ramalan.
Bagian 1: setoran awal. Kalau besarnya Rp25 juta, menabung 24 bulan butuh sekitar Rp1.040.000 per bulan. Untuk 12 bulan, sekitar Rp2.080.000.
Bagian 2: pelunasan. Ambil Bipih rata-rata hari ini Rp54.193.806, lalu kurangi setoran awal Rp25 juta. Sisanya sekitar Rp29,2 juta.
Anggap kamu menunggu 20 tahun. Kalau ditabung tanpa imbal hasil, butuh sekitar Rp121.600 per bulan. Kalau uangnya menghasilkan 5% per tahun di tempat yang aman, cukup sekitar Rp71.000 per bulan.
Sekarang skenario berat. Anggap Bipih naik 3% per tahun selama 20 tahun. Bipihnya jadi sekitar Rp97,9 juta. Setelah setoran awal Rp25 juta, sisanya sekitar Rp72,9 juta. Itu butuh sekitar Rp303.700 per bulan tanpa imbal hasil, atau sekitar Rp177.300 pada 5%.
Angka 3% dan 5% adalah asumsi kami. Bipih pernah naik dan pernah turun, jadi tidak ada yang tahu angka masa depannya.
Pelajarannya sederhana. Mulai lebih awal dengan jumlah kecil, lalu naikkan kalau Bipih bergerak.
Setoran awal masuk ke rekening resmi di bank penerima setoran haji. Uang untuk pelunasan kamu tentukan sendiri tempatnya.
Sesuaikan tempat dengan tanggalnya. Kalau jatah berangkatmu 20 tahun lagi, kamu bisa menerima naik turun. Kalau jatahmu tiba dua tahun lagi, pakai tabungan atau reksa dana pasar uang.
Sebagian orang memilih produk syariah. Itu pilihan pribadi. Artikel ini tidak merekomendasikan produk tertentu.
Umrah tidak ada antrean. Kamu membayar biro perjalanan, jadi harganya beragam.
Panduan Metro TV menyebut paket umrah reguler 2026 sekitar Rp24,9 juta sampai Rp33,9 juta (Metro TV, dari ringkasan pencarian). Kementerian membahas batas bawah sekitar Rp27 juta (JawaPos). Saya belum bisa memastikan aturan itu sudah berlaku. Pada 2024, harga acuannya Rp23 juta (Kompas TV).
Penawaran yang sangat murah adalah tanda bahaya. Pastikan biro punya izin PPIU dari kementerian.
Untuk target Rp30 juta dalam 18 bulan, setorannya sekitar Rp1.670.000 per bulan, tanpa imbal hasil.
Pilih satu target: setoran awal, pelunasan, atau umrah. Tulis angka bulanannya.
Lalu buka dashboard NetWort, tambahkan rekening tempat uang ini disimpan, dan lihat tabunganmu mendekati target tiap bulan.