Kalau kamu mengira kekayaan orang terkaya Asia gampang dihitung karena sahamnya dijual bebas di bursa, kasus Mukesh Ambani membuktikan sebaliknya. Kekayaan Mukesh Ambani tercatat $99,7 miliar menurut daftar World's Billionaires List Forbes yang terbit 10 Maret 2026, menempatkan bos Reliance Industries ini di peringkat 21 dunia dan nomor satu di India. Lima bulan sebelumnya, Forbes India Rich List yang terbit 9 Oktober 2025 mencatat kekayaannya $105 miliar, jadi ada penurunan sekitar $5,3 miliar di dalam pelacakan Forbes sendiri. Terpisah, Bloomberg Billionaires Index mematok angkanya di $84,2 miliar per 23 Juli 2026, menurut Nairametrics, selisih sekitar $15 miliar dari angka Forbes empat bulan sebelumnya, padahal hampir seluruh kekayaan ini ada di satu saham yang diperdagangkan terbuka. Mukesh Ambani memimpin Reliance Industries. Dia bukan Anil Ambani, adiknya yang sudah berpisah usaha dan memimpin Reliance Communications, perusahaan lain yang sedang menghadapi kasus dugaan penipuan di tahun 2026, dijelaskan di bawah.
Angkanya, dan siapa yang bilang
Forbes India Rich List, terbit 9 Oktober 2025, menempatkan Mukesh Ambani sebagai orang terkaya India dengan $105 miliar, turun 12% dari tahun sebelumnya. Forbes menyebut penyebabnya rupee India yang melemah dan indeks Sensex yang turun sekitar 3% sejak penghitungan terakhir. Daftar World's Billionaires List Forbes sendiri, terbit 10 Maret 2026 (ditulis Naazneen Karmali), menempatkannya di peringkat 21 dunia dan nomor satu di India dengan $99,7 miliar, penurunan lanjutan sekitar $5,3 miliar masih di dalam pelacakan Forbes yang sama. Bloomberg Billionaires Index, seperti dilaporkan Nairametrics pada 23 Juli 2026, mencatat kekayaannya $84,2 miliar, turun $23,6 miliar atau sekitar 22% sejak awal 2026 menurut hitungan Bloomberg sendiri. Forbes dan Bloomberg beda sekitar $15 miliar meskipun ada jarak beberapa bulan antara dua angka itu, dan artikel ini sengaja tidak mencampur angka dua pelacak berbeda jadi satu cerita naik-turun.
Tanggal
Sumber
Angka
Keterangan
9 Oktober 2025
Forbes India Rich List
$105 miliar
Nomor 1 di India
10 Maret 2026
Forbes World's Billionaires List
$99,7 miliar
Peringkat 21 dunia, nomor 1 di India
23 Juli 2026
Bloomberg Billionaires Index (via Nairametrics)
$84,2 miliar
Turun 22% sejak awal tahun menurut Bloomberg
Sumber kekayaannya
Hampir seluruh kekayaan Ambani yang tercatat ada di satu perusahaan: Reliance Industries Limited, perusahaan swasta terbesar India, yang usahanya mencakup kilang minyak dan petrokimia, Jio Platforms (telekomunikasi dan layanan digital), serta Reliance Retail. Indeks Bloomberg, menurut Nairametrics, mencatat kepemilikan pribadinya sekitar 42%. Terpisah, Business Standard melaporkan kelompok pemegang saham pengendali keluarga Ambani menaikkan kepemilikan gabungan mereka jadi 50,48% pada akhir kuartal Juni 2026 lewat pembelian di pasar terbuka, jadi ini penambahan, bukan penjualan saham. Regenerasi kepemimpinan sudah berjalan: tiga anak Ambani, Akash (telekomunikasi dan layanan digital), Isha (ritel dan konsumen), dan Anant (energi dan material baru), sudah duduk di jajaran direksi Reliance sejak Agustus 2023, masing-masing memimpin lini bisnis yang berbeda, bukan berbagi satu jabatan.
Reliance diperdagangkan di bursa India dengan kode RELIANCE, tidak ada di daftar ticker kurasi NetWort, sudah dicek di frontend/scripts/curated-tickers.mjs dan backend/app/services/asset_symbol_service.py, jadi di sini hanya disebut nama dan kodenya saja, tanpa tautan aset internal.
Yang bikin kekayaannya bergerak belakangan ini
Hasil kuartal pertama tahun fiskal 2027 Reliance, dilaporkan Business Standard pada 17 Juli 2026, menunjukkan pendapatan konsolidasi naik 24,5% dari tahun sebelumnya jadi ₹3,4 lakh crore, tapi laba bersih yang jadi bagian perusahaan justru turun sekitar 22% jadi ₹20.946 crore, kesenjangan yang menurut Business Standard disebabkan biaya minyak mentah yang melonjak tajam sepanjang kuartal itu. Saham Reliance sendiri ditutup di ₹1.240,6 pada 17 September 2026, menurut INDmoney, mendekati titik terendah dalam 52 minggu terakhir setelah sempat menyentuh puncak ₹1.611,8, penurunan sekitar 23% dari titik tertinggi itu. Dua perkembangan lain di 2026 muncul berbarengan dengan laporan keuangan ini: Jio Platforms mengajukan prospektus penawaran umum ke regulator pasar modal India pada 19 Juni 2026, di hari yang sama Ambani mengumumkannya di rapat umum pemegang saham tahunan Reliance, dengan target penggalangan dana baru sekitar $4 miliar, menurut laporan Business Standard saat itu. Terpisah, Meta sepakat pada 10 Juni 2026 untuk menyewa pusat data bertenaga AI seluas 168 megawatt dari Reliance di Jamnagar, Gujarat, didukung sekitar 1 gigawatt kapasitas energi terbarukan baru, dikonfirmasi lewat situs resmi Meta di hari yang sama.
Seberapa bisa dipercaya angka ini
Kurang bisa dipercaya dibanding kekayaan berbasis satu saham semestinya. Hampir seluruh angka yang tercatat berasal dari satu perusahaan yang sahamnya diperdagangkan terbuka dengan harga publik, tapi Forbes dan Bloomberg tetap beda sekitar $15 miliar meskipun sudah memperhitungkan jarak beberapa bulan antara dua data terbarunya, pola yang sama dengan kesenjangan Forbes-versus-Bloomberg yang ditemukan seri ini pada Michael Dell, kekayaan lain yang juga transparan dan berbasis satu saham penuh. Reliance sendiri tidak pernah mempublikasikan angka kekayaan pribadi Ambani; kedua pelacak menyusun angka masing-masing dari kepemilikan saham yang diungkapkan, harga saham, dan asumsi mereka sendiri soal utang serta entitas keluarga.
Apa artinya buat kamu
Kekayaan yang bersumber dari satu saham yang likuid dan diperdagangkan terbuka seharusnya paling gampang dihitung, tapi kasus Ambani menunjukkan bahwa dua pelacak besar sekalipun bisa beda sampai miliaran dolar tergantung cara masing-masing memperlakukan struktur kepemilikan keluarga dan waktu pengambilan datanya. Ini juga pengingat bahwa nama keluarga yang sama bukan berarti kepemilikan yang sama: Reliance Industries milik Mukesh Ambani dan Reliance Communications milik Anil Ambani sudah jadi dua perusahaan terpisah dengan keuangan terpisah selama dua dekade. Untuk kekayaan lain yang juga diwarnai perbedaan pelacak atau regenerasi ke beberapa ahli waris, baca juga:
Profil Michael Dell, yang juga menunjukkan selisih sekitar $11 miliar antara Forbes dan Bloomberg dalam minggu yang sama, pada kekayaan berbasis satu saham yang sama-sama transparan.
Profil keluarga Setiawan pemilik Kalbe Farma, regenerasi kepemimpinan ke beberapa lini bisnis berbeda, bukan ke satu ahli waris tunggal.
Profil Zhong Shanshan, kekayaan yang terbagi di dua saham berbeda, dengan kesenjangan Forbes-versus-Bloomberg yang serupa.
Halaman makro NetWort memantau kurs USD/IDR setiap hari, berguna kalau kamu mau mengonversi sendiri angka-angka di seri ini ke Rupiah Indonesia. Perlu diingat, angka Rupee dalam artikel ini adalah mata uang India, bukan Rupiah Indonesia.