Cara BI Tetapkan Suku Bunga: Siapa yang Memutuskan, Apa yang Dilihat, dan Kapan Rapatnya
Baca 5 menit
Baca 5 menit
Kamu buka berita pagi ini: "BI tahan BI-Rate di 5,75%." Cicilan, deposito, dan saham kamu ikut terpengaruh. Tapi siapa sebenarnya yang memutuskan angka itu? Dan kapan keputusan berikutnya?
Di sini kita bahas cara BI tetapkan suku bunga, dengan bahasa sederhana. Keputusan berikutnya dijadwalkan pada 21 Oktober 2026.
BI-Rate adalah suku bunga acuan Bank Indonesia. Bank-bank memakainya sebagai sinyal untuk bunga yang mereka tawarkan dan kenakan.
Yang memutuskan adalah Dewan Gubernur lewat Rapat Dewan Gubernur (RDG). Menurut UU Bank Indonesia tahun 2004 yang dikutip berita tahun 2013, anggotanya satu Gubernur, satu Deputi Gubernur Senior, dan 4 sampai 7 Deputi Gubernur (Bisnis.com, lewat ringkasan pencarian). Aturan setelahnya mungkin berubah, dan kami tidak bisa memastikan jumlah anggota saat ini.
Kami juga tidak menemukan aturan terbuka soal cara suara dihitung, jadi kami tidak menebak. Yang jelas: menteri yang hadir mewakili pemerintah boleh bicara tapi tidak punya hak suara, menurut pernyataan Gubernur BI (ringkasan pencarian).
Sebelum mengutip, cek susunan dewan terbaru di situs Bank Indonesia.
Minimal sebulan sekali. Aturannya ada di Pasal 43 UU No. 23 Tahun 1999 (ringkasan pencarian).
Satu RDG berlangsung dua hari berturut-turut dan dihitung sebagai satu rapat. Hari pertama untuk evaluasi ekonomi dan sistem keuangan. Hari kedua untuk menetapkan kebijakan. Gubernur BI menggelar konferensi pers di hari kedua, jadi kabar BI-Rate muncul sore itu (ringkasan pencarian atas siaran pers jadwal BI).
BI merilis jadwal lengkap 2026 lewat siaran pers pada 22 Desember 2025. Berikut daftarnya menurut Infobanknews dan BCA Sekuritas (ringkasan pencarian, diakses 14 Oktober 2026):
| Bulan | Tanggal rapat | Catatan |
|---|---|---|
| Januari | 20 sampai 21 | Triwulanan |
| Februari | 18 sampai 19 | |
| Maret | 16 sampai 17 | |
| April | 21 sampai 22 | Triwulanan |
| Mei | 19 sampai 20 | |
| Juni | 17 sampai 18 | |
| Juli | 21 sampai 22 | Triwulanan |
| Agustus | 18 sampai 19 | |
| September | 22 sampai 23 | |
| Oktober | 20 sampai 21 | Triwulanan dan tahunan |
| November | 17 sampai 18 | |
| Desember | 15 sampai 16 |
RDG triwulanan juga mengulas gambaran besar satu triwulan. BI-Rate diumumkan di hari kedua. Untuk Oktober, jatuhnya 21 Oktober 2026. Jadwal bisa berubah, jadi cek lagi di situs BI.
BI menyebut pengaturan suku bunganya bertujuan menjaga inflasi di sasaran 2,5% plus minus 1 poin untuk 2026 dan 2027 (Bisnis.com dan Investortrust, lewat ringkasan pencarian). Inflasi artinya seberapa cepat harga-harga naik.
Keputusan September 2026 memperlihatkan daftar periksanya. Laporan media menyebut:
Singkatnya, ada tiga hal: seberapa cepat harga naik, seberapa stabil rupiah, dan kondisi dunia di sekitar Indonesia. Pertumbuhan ekonomi tetap dilihat, tapi pada 2026 laporan menempatkan rupiah di urutan pertama.
Saat berita menulis "5,75%", ada dua angka lain yang tidak disebut. Pada RDG September 2026, Deposit Facility 4,75% dan Lending Facility 6,50% (Bisnis.com, lewat ringkasan pencarian).
Bayangkan sebuah lorong. BI-Rate ada di tengah. Deposit Facility adalah lantainya: bunga yang didapat bank saat menyimpan dana lebih di BI. Lending Facility adalah langit-langitnya: bunga yang dibayar bank saat meminjam semalam dari BI. Bahasan lengkapnya ada di artikel koridor suku bunga BI.
Rincian antara Februari dan September berbeda-beda antarsumber, jadi kami hanya menulis yang sumber-sumber itu sepakati.
Kami tidak bisa memastikan bulan tiap kenaikan, jadi tidak kami tulis.
Hitungan di bawah murni buatan NetWort, dan pinjamannya hanya contoh.
Misalnya kamu punya kredit bunga mengambang Rp500 juta. Kalau bank meneruskan penuh kenaikan 0,25 poin:
Itu batas atasnya. Dalam praktik, bank jarang langsung meneruskan penuh. Penyebabnya ada di artikel kenapa bunga kredit bank lambat ikuti BI-Rate. Untuk saham, lihat dampak penurunan BI-Rate ke saham.
Buka halaman Macro Context NetWort dan lihat garis BI-Rate serta kurs rupiah. Lalu catat 21 Oktober di kalendermu dan bandingkan keputusan BI dengan yang kamu lihat di sana.