Bayar Minimum Kartu Kredit Kelihatannya Ringan. Ini Biaya Aslinya dalam Jangka Panjang
Baca 5 menit
Baca 5 menit
Tagihan kartu kreditmu Rp10.000.000. Pembayaran minimumnya cuma Rp508.750. Kelihatannya enteng, kan? Bayar, lalu lanjut hidup.
Masalahnya di sini. Kalau kamu terus bayar minimum saja, butuh sekitar lima tahun delapan bulan hanya untuk menurunkan sisa tagihan ke bawah Rp1.000.000. Selama itu kamu menyetor sekitar Rp13,7 juta ke bank. Untuk tagihan Rp10 juta.
Di artikel ini kita hitung pelan-pelan, supaya kamu tahu berapa biaya bayar minimum kartu kredit sebelum itu terjadi padamu. Semua angka di sini contoh hitungan, tidak mewakili satu bank tertentu.
Pembayaran minimum adalah jumlah terkecil yang diminta bank tiap bulan supaya kartumu tetap berstatus lancar. Jumlah ini bukan jumlah yang melunasi utangmu.
Batas minimumnya ditetapkan Bank Indonesia (BI). Aturan normalnya 10% dari total tagihan. Sejak masa pandemi, BI menurunkannya sementara jadi 5%. Pada 18 Juni 2026, BI memperpanjang keringanan itu sampai 31 Desember 2026 (Kontan, CNN Indonesia).
Keringanan yang sama juga membatasi denda telat bayar: maksimal 1% dari tagihan dan tidak lebih dari Rp100.000 (Bisnis.com).
Kenapa ini penting? Minimum yang rendah memang terasa ringan, tapi bikin utangmu bertahan lebih lama. Setelah 31 Desember 2026, aturan bisa kembali ke 10% kalau BI tidak memperpanjang lagi. Cek ketentuan di kartumu sendiri.
BI membatasi bunga kartu kredit maksimal 1,75% per bulan. Batas ini berlaku sejak 1 Juli 2021, turun dari 2% (Kompas TV). Di artikel biaya paylater, kami mengutip CNBC Indonesia yang menyebut batas ini masih berlaku per Agustus 2026.
Kalikan 12, hasilnya 21% per tahun. Itu batas paling tinggi. Kartumu bisa saja menarik bunga lebih rendah, jadi lihat lembar tagihanmu.
Dua hal ini bikin biaya aslinya lebih besar dari yang kelihatan:
Kita pakai asumsi ini:
Bulan pertama: bunganya Rp175.000, jadi tagihan menjadi Rp10.175.000. Kamu bayar 5%, yaitu Rp508.750. Sisa utangmu Rp9.666.250.
Dari bayaranmu, yang benar-benar mengurangi utang cuma Rp333.750. Sisanya, Rp175.000, habis untuk bunga.
Karena minimumnya persen dari saldo yang makin kecil, cicilanmu ikut mengecil. Itu sebabnya lunasnya lama sekali.
Ini gambaran Rp10 juta yang sama kalau kamu cuma bayar 5%:
| Setelah | Sisa utang | Total yang sudah dibayar | Bunga yang sudah dibayar |
|---|---|---|---|
| 12 bulan | Rp6.654.207 | Rp5.100.142 | Rp1.754.349 |
| 24 bulan | Rp4.427.846 | Rp8.493.882 | Rp2.921.728 |
| 36 bulan | Rp2.946.381 | Rp10.752.147 | Rp3.698.527 |
| 60 bulan | Rp1.304.612 | Rp13.254.767 | Rp4.559.379 |
| 68 bulan | Rp994.364 | Rp13.727.692 | Rp4.722.056 |
Lihat baris pertama. Setelah setahun penuh bayar, kamu sudah mengeluarkan Rp5,1 juta. Utangmu masih Rp6,65 juta.
Baru di bulan ke-68, hampir lima tahun delapan bulan, sisa utang akhirnya di bawah Rp1 juta. Total yang kamu bayar sekitar Rp13,7 juta, dan Rp4,7 juta di antaranya murni bunga.
Kita jalankan contoh yang sama dengan minimum normal 10%:
Waktunya kurang dari separuh, bunganya juga kurang dari separuh. Aturan 5% memang meringankan arus kasmu hari ini. Tapi untuk jangka panjang, kamu justru membayar lebih mahal.
Sekarang coba cara lain. Bayar tetap Rp1.000.000 tiap bulan untuk saldo yang sama:
Bandingkan dengan jalur 5%: Rp13,7 juta sudah keluar dan di bulan ke-68 pun belum benar-benar lunas.
Jumlah tetap tidak mengecil saat saldomu turun, jadi utangmu terus dihajar dengan kecepatan yang sama. Itu kuncinya.
Kalau Rp1.000.000 terlalu berat, Rp500.000 per bulan melunasi saldo yang sama dalam 25 bulan dengan bunga sekitar Rp2,4 juta. Tetap jauh lebih baik daripada bayar minimum.
Kamu tidak butuh spreadsheet. Cukup tiga langkah ini:
Telat bayar punya biaya kedua. Keterlambatan bisa muncul di SLIK OJK, catatan kredit yang dicek bank sebelum menyetujui pinjaman. Cek SLIK OJK-mu dulu sebelum mengajukan KPR.
Buka Dashboard NetWort dan lihat return tahunan portofoliomu yang sebenarnya. Lalu bandingkan dengan bunga kartu kreditmu. Kalau bunga kartu lebih besar dari return portofoliomu, setiap rupiah yang kamu bayarkan ke kartu menghemat bunga sebesar itu.