Portofoliomu Isinya 20 Aset. Bisa Jadi Geraknya Cuma Kayak 3. Cara Ngitung Jumlah Taruhan Aslinya
Baca 4 menit
Baca 4 menit
Kamu punya 20 saham. Masing-masing Rp 5.000.000, total Rp 100.000.000. Rasanya aman.
Lalu pasar turun dan ke-20 saham itu jatuh bareng. Ternyata "20 taruhan berbeda" itu cuma satu taruhan besar yang dipasangi 20 label nama.
Di tulisan ini kamu belajar menghitung effective number of bets: berapa banyak risiko yang benar-benar terpisah di portofoliomu. Dengan satu rumus sederhana, kamu akan lihat kenapa 20 aset bisa bergerak seperti 3 saja.
Bet (taruhan) artinya satu sumber risiko yang berdiri sendiri. Dua saham yang selalu bergerak bareng dihitung satu taruhan, bukan dua.
Effective number of bets adalah jumlah taruhan sama besar yang saling lepas, yang memberi tingkat risiko sama dengan portofoliomu sekarang. Konsepnya datang dari makalah Attilio Meucci tahun 2009, "Managing Diversification". Versi aslinya memakai entropi dan principal component, jadi hitungannya berat.
Kamu tidak butuh itu untuk paham intinya. Di bawah ini versi sederhana yang cuma butuh satu masukan: korelasi.
Korelasi adalah angka dari -1 sampai +1 yang menunjukkan seberapa kompak dua harga bergerak. Di +1 geraknya persis sama. Di 0 mereka tidak saling peduli. Di bawah 0 mereka cenderung berlawanan arah.
Ambil kasus sederhana. Kamu punya N aset dengan porsi sama besar. Tiap aset sama "goyang"-nya (volatilitas sama, yaitu seberapa jauh harga naik turun). Setiap pasangan punya korelasi yang sama, sebut ρ.
Ini penyederhanaan buatan NetWort sendiri, bukan rumus Meucci. Rumusnya berasal langsung dari varians standar portofolio dengan bobot sama. Portofolio nyata punya bobot dan korelasi yang tidak seragam, jadi anggap hasilnya sebagai panduan, bukan pengukuran pasti.
Ini rumusnya dipakai untuk 20 sahammu. Kolom terakhir menunjukkan seberapa goyang seluruh portofolio dibanding satu saham saja.
| Rata-rata korelasi (ρ) | Taruhan efektif | Goyangan portofolio, % dari goyangan satu saham |
|---|---|---|
| 0,0 | 20,0 | 22% |
| 0,1 | 6,9 | 38% |
| 0,3 | 3,0 | 58% |
| 0,5 | 1,9 | 73% |
| 0,8 | 1,2 | 90% |
Korelasi di tabel ini hanya ilustrasi. Bukan hasil pengukuran saham nyata.
Lihat baris 0,3. Dua puluh aset bergerak seperti 3 taruhan. Portofoliomu masih bergoyang 58% dari satu saham, jadi sebagian besar risikonya tidak hilang.
Di 0,8, punya 20 saham cuma mengurangi goyangan 10%. Kamu sudah repot mengurus 20 posisi, tapi manfaatnya nyaris nol.
Coba lihat saat N jadi sangat besar. Rumusnya mendekati batas 1 ÷ ρ.
Pada rata-rata korelasi 0,3, paling banter kamu mentok di sekitar 3,3 taruhan efektif. Itu berlaku mau kamu punya 20 saham atau 2.000.
Jadi menambah saham ke-21 ke keranjang yang isinya mirip-mirip hampir tidak menolong. Menambah aset yang geraknya beda jauh lebih berguna. Kalau mau lihat sisi jumlahnya, baca berapa banyak saham untuk diversifikasi. Untuk sisi korelasinya, ada korelasi saham dan diversifikasi portofolio.
Cara lain mengukur hal yang sama adalah diversification ratio. Yves Choueifaty dan Yves Coignard memperkenalkannya di makalah 2008 mereka, "Toward Maximum Diversification".
Caranya: bagi rata-rata volatilitas masing-masing aset dengan volatilitas seluruh portofolio. Angka 1 berarti tidak ada manfaat diversifikasi sama sekali. Makin tinggi angkanya, makin besar manfaatnya.
Pada kasus bobot sama tadi, diversification ratio sama dengan akar kuadrat dari effective number of bets. Di ρ = 0,3 hasilnya sekitar 1,7. Artinya portofoliomu kira-kira 1,7 kali lebih tenang dari rata-rata aset di dalamnya.
Satu peringatan. Korelasi berubah-ubah. Sering kali naik justru saat pasar turun, padahal itu momen kamu paling butuh diversifikasi bekerja.
Jadi portofolio yang tampak seperti 6 taruhan di bulan tenang bisa bergerak seperti 2 saat pasar jatuh. Tulisan kami tentang korelasi yang runtuh saat pasar crash membahas ini.
Rumus ini juga tidak bicara soal ukuran posisi. Rp 80.000.000 di satu sektor dan Rp 20.000.000 tersebar di sisanya tetap terkonsentrasi, berapa pun jumlah asetnya. Baca risiko konsentrasi portofolio.
Kamu bisa menjalankan pengecekan yang sama dalam tiga langkah.
NetWort belum menampilkan tabel korelasi antar-aset, jadi langkah ini butuh penilaianmu sendiri. Tapi ada dua angka yang membantu. Buka bagian Portfolio Health di dashboard dan lihat volatilitas serta beta portofoliomu bersamaan. Lalu buka halaman aset, misalnya BBCA, Bank Central Asia, untuk melihat korelasi aset itu dengan S&P 500.
Kalau volatilitas portofoliomu hampir sama dengan volatilitas satu aset terbesarmu, bisa jadi taruhanmu lebih sedikit dari yang kamu kira. Untuk melihat pergerakan pasar hari ini, buka halaman Market.