Hurdle Rate: Return Minimum yang Harus Dilewati Sebelum Sebuah Investasi Layak
Baca 4 menit
Baca 4 menit
Ada yang menawarkan investasi dengan return 5% setahun. Bagus nggak?
Jawabannya tergantung: berapa yang kamu dapat kalau uangmu didiamkan saja? Kalau deposito memberi 4%, maka 5% hanya selisih kecil untuk risiko yang jauh lebih besar. Selisih inilah inti dari hurdle rate.
Hurdle rate adalah return minimum yang harus dilewati sebuah investasi supaya layak diambil. Di bawah angka itu, jawabannya tidak. Di tulisan ini kamu akan menghitung hurdle rate sendiri dalam empat langkah, dengan satu bunga deposito rekaan dan dua angka asli dari Indonesia.
Tanpa patokan, semua return terdengar bagus. "7% setahun" rasanya oke. Tapi kamu tidak bisa menilainya sebelum tahu berapa yang bisa didapat dengan risiko hampir nol.
Bayangkan lompat tinggi. Mistarnya adalah hurdle. Kalau terlewati, risikomu mungkin terbayar. Kalau tidak, kamu menanggung risiko tanpa imbalan.
Perusahaan memakai hurdle rate untuk memilih proyek. Kamu bisa memakai ide yang sama untuk tabunganmu. Tinggal sesuaikan mistarnya dengan hidupmu.
Titik awalnya adalah apa yang bisa kamu dapat dengan risiko sangat kecil. Bagi kebanyakan orang Indonesia, itu deposito bank.
Di contoh ini kita pakai bunga deposito rekaan 4% per tahun. Ini bukan penawaran bank mana pun. Ganti dengan bunga yang benar-benar kamu dapat.
Sebagai gambaran, LPS menetapkan tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah di bank umum sebesar 3,75% untuk 1 Oktober 2026 sampai 31 Januari 2027, menurut Bisnis.com dan Kontan soal keputusan 28 September 2026. Itu batas bunga tertinggi yang dijamin LPS. Bukan bunga yang pasti dibayar tiap bank.
Bunga deposito kena pajak. Menurut DDTC dan IKPI, bunga deposito di bank dalam negeri dikenai PPh final 20% yang dipotong bank (PP 131/2000, diubah PP 123/2015). Final artinya bank memotongnya dan kamu tidak perlu membayar lagi atas bunga itu.
Deposito kecil ada yang dikecualikan. Sumber berbeda soal batas Rp7,5 juta: apakah itu besar depositonya atau bunga per tahun. Tanyakan ke bank. Kita pakai tarif 20% untuk deposito yang lebih besar.
Hitungannya dengan 4% rekaan tadi:
Untuk Rp100 juta, hasilnya Rp3,2 juta setahun, bukan Rp4 juta.
Inflasi adalah laju kenaikan harga. Kalau harga naik 3% dan uangmu tumbuh 3%, daya belimu sama saja. Kamu belum bertambah kaya.
BPS mencatat inflasi tahunan September 2026 sebesar 3,28%, naik dari 3,19% di Agustus (dikutip Investortrust dan Kontan, diambil 2026-10-25).
Bandingkan:
Uang amanmu praktis jalan di tempat. Setelah pajak dan inflasi, daya belinya nyaris sama dengan tahun lalu. Untuk bahasan lebih dalam, baca bunga deposito vs inflasi dan real return dan pengaruh inflasi ke tabungan.
Bagian ini tidak bisa dihitung tabel. Investasi yang lebih berisiko bisa rugi, butuh bertahun-tahun untuk pulih, atau susah dijual. Wajar kalau kamu minta dibayar untuk risiko itu.
Jadi tambahkan bantalan risiko di atas bunga aman. Ini pilihanmu sendiri. Di contoh ini kita pakai 3 poin persentase. Orang lain bisa memilih 2 atau 5.
Ini hitungan rekaan NetWort dengan input rekaan. Ini contoh cara, bukan angka yang harus kamu tiru.
Misalkan kamu punya Rp100 juta dan dua ide. Kedua return di bawah ini rekaan.
Perhatikan, Ide A bukan ide jelek. Ia hanya belum cukup membayar risikonya menurut mistarmu.
Satu peringatan. Return yang diharapkan hanyalah perkiraan. Hasil nyata bisa jauh lebih rendah atau lebih tinggi. Hurdle rate membantu kamu berkata tidak. Ia tidak menjamin bahwa berkata ya akan berhasil.
Hurdle tidak tetap. Ia bergeser kalau:
Sebagai konteks, Bank Indonesia menahan BI Rate di 5,75% pada 21 Oktober 2026, menurut Bank Indonesia dan Bisnis.com. BI Rate adalah suku bunga acuan bank sentral. Ia memengaruhi bunga deposito dari waktu ke waktu, tapi bukan bunga di rekeningmu.
Untuk memantau angka-angka yang bergerak ini, halaman makro NetWort menampilkan suku bunga dan inflasi di satu tempat.
Tulis hurdle-mu dalam tiga baris: bunga deposito setelah pajak yang benar-benar kamu dapat, inflasi hari ini, dan bantalan yang kamu mau. Jumlahkan. Lalu buka Dashboard NetWort dan cek apakah return portofoliomu melewati mistar itu, atau hanya risikonya yang naik.