Kalau kamu pernah makan M&M's, Snickers, atau kasih Pedigree ke anjing di rumah, kamu sudah jadi pelanggan kerajaan bisnis milik keluarga Mars, salah satu perusahaan keluarga terbesar dunia yang sahamnya tidak pernah diperdagangkan di bursa mana pun. Kekayaan Jacqueline Mars, menurut Forbes, ada di angka $50,3 miliar di daftar Forbes 400 (daftar orang terkaya Amerika), terbit 17 September 2026 dengan valuasi per 4 September 2026, menempatkannya di peringkat ke-21 nasional. Enam bulan sebelumnya, penerbit yang sama lewat daftar "The Richest Women In The World 2026" (terbit 10 Maret 2026, valuasi per 1 Maret 2026) mencatatnya di $49,1 miliar, peringkat ke-5 dunia di antara perempuan. Dua-duanya dari Forbes, jadi selisih sekitar $1,2 miliar (2,4%) dalam enam bulan itu murni angka satu penerbit yang bergerak, bukan dua tracker yang beda pendapat, mirip dengan yang baru saja dibahas artikel ini soal Husodo Angkosubroto kemarin.
Angkanya, dan siapa yang bilang
Daftar "The Richest Women In The World 2026" dari Forbes menempatkan Jacqueline Mars di peringkat ke-5 dunia di antara perempuan dengan $49,1 miliar, turun satu peringkat setelah Iris Fontbona, pengusaha asal Chili dan janda taipan tambang serta minuman Andrónico Luksic, naik ke peringkat ke-4 dengan $52,6 miliar. Enam bulan kemudian, Forbes 400, daftar tahunan Forbes untuk orang terkaya Amerika, mencatatnya di $50,3 miliar, peringkat ke-21 nasional dan salah satu dari hanya tiga perempuan di atas $50 miliar, bersama Alice Walton ($118 miliar) dan Julia Koch ($84,6 miliar). Pencarian kali ini tidak menemukan angka Bloomberg Billionaires Index untuknya yang lebih baru dari November 2023 ($46,6 miliar, peringkat ke-23 dunia saat itu), meski sudah dicoba beberapa kali, jadi hanya dua angka Forbes ini yang jadi dasar perbandingan di artikel ini. Angka "$40,8 miliar, 9 Oktober 2026" yang berulang kali muncul di situs agregator juga ditemukan, tapi tidak ada daftar atau artikel Forbes bertanggal yang mengonfirmasinya, dan tanggal itu sendiri belum terjadi saat artikel ini diverifikasi, jadi tidak dipakai.
Tanggal
Penerbit
Angka
Konteks
1 Maret 2026 (tanggal valuasi daftar)
Forbes, "The Richest Women In The World 2026"
$49,1 miliar
Peringkat ke-5 dunia di antara perempuan
4 September 2026 (tanggal valuasi daftar)
Forbes 400
$50,3 miliar
Peringkat ke-21 nasional, satu dari tiga perempuan di atas $50 miliar
Di mana kekayaan ini berada
Jacqueline Mars, 86 tahun, adalah cucu Frank C. Mars, pendiri perusahaan permen ini pada 1911, dan anak Forrest Mars Sr. Forbes menyebut kepemilikannya sekitar sepertiga saham Mars, Incorporated, sama besar dengan saudaranya, John Mars, yang masih hidup. Satu saudara lagi, Forrest Mars Jr., meninggal pada 2016, dan sepertiga sahamnya lalu terbagi ke empat anaknya, pola pewarisan multi-ahli waris yang minggu ini juga muncul di seri ini lewat Ciputra Group dan Gunung Sewu milik Husodo Angkosubroto. Mars sepenuhnya perusahaan tertutup: sahamnya tidak diperdagangkan di bursa mana pun, dan tidak ada perusahaan induk yang terdaftar di bursa yang bisa ditautkan NetWort, struktur yang sama dengan Royal Golden Eagle milik Sukanto Tanoto. Ia bekerja di dalam perusahaan dari 1982 sampai 2001 dan duduk di dewan direksi sampai 2016, menurut biografi Wikipedia; sudah sekitar seperempat abad ia tidak memegang peran operasional, jadi angka kekayaannya sekarang mencerminkan kepemilikan saham lama, bukan peran eksekutif aktif.
Apa yang menggerakkannya belakangan ini
Mars merampungkan akuisisi Kellanova, produsen Pringles, Cheez-It, dan Pop-Tarts, senilai $36 miliar pada 11 Desember 2025 setelah mendapat persetujuan regulator terakhir, menurut siaran pers Mars sendiri dan laporan Food Dive. Kesepakatan ini banyak dibiayai utang: Bloomberg melaporkan Mars menerbitkan sekitar $26 miliar obligasi baru dan mengatur pinjaman jembatan (bridge loan) $29 miliar, salah satu kesepakatan berbasis utang terbesar di industri makanan kemasan, dan S&P kemudian menurunkan outlook Mars karena beban utang tambahan itu. Tidak ada sumber yang ditemukan kali ini yang mengaitkan kenaikan sekitar $1,2 miliar pada angka Forbes untuk Mars antara Maret dan September 2026 secara langsung dengan kesepakatan Kellanova, dan metodologi Forbes untuk perusahaan tertutup seperti Mars biasanya memakai kelipatan perusahaan publik pembanding dan data keuangan yang diungkapkan, bukan satu transaksi saja, jadi akuisisi ini disebutkan sebagai konteks bertanggal, bukan penjelasan atas pergerakan angka yang persis.
Seberapa bisa diandalkan angka ini
Perusahaan tertutup dengan tiga pemilik keluarga dan tanpa harga saham publik termasuk kekayaan yang paling sulit dilacak dalam seri ini, sama seperti Royal Golden Eagle milik Sukanto Tanoto. Dua angka Forbes sendiri yang berjarak enam bulan hanya bergerak 2,4%, cukup stabil dibanding beberapa kekayaan lain yang pernah dibahas seri ini, tapi rentang angka yang tidak terverifikasi, dari kisaran $40 miliar rendah sampai $50 miliar rendah, beredar luas di situs-situs agregator yang jarang menyebut penerbit atau tanggal. Rentang itu bukan bukti volatilitas seperti yang terjadi pada kekayaan Masayoshi Son; itu bukti bahwa menaksir konglomerat keluarga lintas generasi yang tertutup memang jauh lebih sulit dibanding menghargai saham publik. Anggap angka mana pun yang tidak menyebut penerbit sekaligus tanggal sebagai tidak bisa diverifikasi.
Apa artinya ini buat kamu
Kalau seluruh kekayaan seseorang ada di dalam perusahaan tertutup tanpa saham yang diperdagangkan di mana pun, angka yang dilacak cuma sebagus model milik penerbitnya, dan bahkan penerbit yang sama bisa menggeser angkanya berbulan-bulan kemudian tanpa ada satu peristiwa bertanggal yang jelas. Ini kebalikan dari saham publik yang transparan: lebih sulit diverifikasi, dan lebih mudah bagi angka yang basi atau tidak terverifikasi untuk beredar tanpa terkoreksi. Untuk mekanisme serupa di seri ini, baca juga:
Profil Sukanto Tanoto, di mana kekayaan tanpa perusahaan induk yang terdaftar menghasilkan selisih tracker terlebar yang pernah ditemukan seri ini.
Profil Alice Walton, nama lain di jajaran atas daftar perempuan terkaya Forbes, tapi dibangun dari saham publik yang diperdagangkan terbuka.
Profil Françoise Bettencourt Meyers, pewaris perusahaan consumer-goods keluarga lain dengan catatan kepemilikan tertutup yang serupa.
Halaman market NetWort melacak bagaimana perusahaan publik bergerak setiap hari, jenis penetapan harga harian yang tidak pernah didapat kekayaan seperti milik keluarga Mars, yang sahamnya tidak diperdagangkan di mana pun.