Kekayaan Jeff Bezos: US$270 Miliar, dan Blue Origin Akhirnya Punya Harga Pasar
Baca 5 menit
Baca 5 menit
Kalau kamu pernah belanja di toko online yang servernya jalan di AWS, kamu sudah pakai bisnis yang bikin orang ini jadi salah satu yang terkaya di dunia. AWS punya data center sendiri di Jakarta sejak 14 Desember 2021, dan divisi cloud itu baru saja tumbuh 37% dalam satu kuartal. Kekayaan Jeff Bezos tercatat US$270,2 miliar, per Forbes Real-Time Billionaires, diperbarui 14 Agustus 2026 pukul 19.45 waktu New York, menempatkannya di peringkat ke-3 orang terkaya dunia. Sehari sebelumnya, Bloomberg Billionaires Index mencatatnya di US$286 miliar, juga peringkat ke-3, selisih hampir US$16 miliar. Hampir semua kekayaan itu masih satu saham, Amazon, yang harganya berubah tiap detik di bursa. Yang baru tahun ini: sepotong kecil lainnya akhirnya juga punya harga sungguhan. Juli 2026, Blue Origin, perusahaan roket milik Bezos, untuk pertama kalinya dalam 26 tahun menerima investasi dari luar, dan kesepakatan itu memberinya angka yang sebelumnya tidak dimiliki kedua tracker.
| Penerbit | Tanggal | Angka | Peringkat |
|---|---|---|---|
| Forbes Real-Time Billionaires | 14 Agustus 2026, 19.45 waktu New York | US$270,2 miliar | Ke-3 terkaya dunia |
| Bloomberg Billionaires Index | Diambil 13 Agustus 2026 | US$286 miliar | Ke-3 terkaya dunia, naik US$34,3 miliar (+13,6%) sepanjang tahun berjalan |
Dua tracker ini sepakat soal peringkat, sama-sama ke-3, sesuatu yang jarang terjadi di seri ini karena kebanyakan tokoh yang sudah kami tulis punya peringkat berbeda antar tracker, bukan cuma angka berbeda. Yang tidak mereka sepakati adalah angkanya sendiri, selisih sekitar US$16 miliar, atau sekitar 5,9% dari angka yang lebih kecil. Untuk kekayaan yang sebagian besar bentuknya satu saham publik yang harganya jelas tiap detik, selisih sebesar itu pasti berasal dari bagian lain.
Menurut pernyataan proksi Amazon 2026, diajukan 24 Februari 2026, Bezos memegang 950 juta lembar saham, atau 8,8% dari perusahaan. Persentase itu terus menyusut sepanjang tahun lewat rencana penjualan otomatis (Rule 10b5-1) yang disetujui 14 November 2025, mekanisme yang menjadwalkan penjualan saham jauh-jauh hari supaya waktunya tidak bisa diatur mengikuti berita. Di sisi lain, harga saham Amazon naik cukup banyak sehingga nilai kepemilikannya dalam dolar tetap membesar meski persentasenya mengecil. Pada 4 Agustus 2026, Bezos mengajukan penjualan sekitar 15 juta lembar saham, senilai sekitar US$4,07 miliar, lewat Morgan Stanley, menurut laporan CNBC hari itu juga.
Sisanya ada di Blue Origin, perusahaan yang didirikannya tahun 2000 dan dibiayai hampir sendirian selama 26 tahun, serta The Washington Post, yang dibelinya tunai seharga US$250 juta pada 2013. Putaran pendanaan pertama Blue Origin dari investor luar, dilaporkan Forbes, CNBC, dan TechCrunch pada 8 Juli 2026, berhasil menghimpun US$10 miliar dan menilai perusahaan itu US$130 miliar, dengan Bezos sendiri menyuntik US$2 miliar dan Coatue Management sekitar US$4 miliar. Angka itu jauh di atas kisaran US$50 miliar sampai US$100 miliar yang selama ini cuma jadi tebakan analis, sebelum ada investor luar yang benar-benar memberi harga. AMZN sudah terkonfirmasi ada di screener NetWort: /asset/AMZN.
Amazon merilis laporan keuangan kuartal II 2026 pada 30 Juli 2026: pendapatan US$200,6 miliar, AWS tumbuh 37% dibanding tahun lalu, laju tercepat dalam 18 kuartal terakhir, dan laba US$5,75 per saham, jauh di atas estimasi pasar US$1,81. Sahamnya melonjak, dan Forbes (Tyler Roush, 31 Juli 2026) melaporkan lonjakan 14% itu menambah sekitar US$25 miliar ke kekayaan Bezos dalam satu hari, membawanya ke perkiraan US$271,5 miliar hari itu dan mengembalikannya ke posisi ke-3 dunia, melewati Sergey Brin, di antara Brin (US$257,6 miliar) dan Larry Page (US$279,3 miliar) menurut angka Forbes sendiri.
Tiga hari kemudian, pada 3 Agustus 2026, kapitalisasi pasar Amazon menembus US$3 triliun untuk pertama kalinya. Sehari setelah itu, Bezos mengajukan penjualan saham senilai US$4,07 miliar seperti disebut di atas, dan saham Amazon turun lebih dari 2% begitu berita itu tersebar, menurut CNBC. Penjualan itu sudah diatur lewat rencana November 2025, bukan reaksi atas reli harga saham, tapi waktunya tetap membuat rekor tertinggi dan penjualan saham insider senilai miliaran dolar terjadi di minggu yang sama.
Sepanjang seri ini, selisih antar tracker biasanya sejalan dengan seberapa privat kepemilikan yang mendasarinya: lebar untuk konglomerat yang sepenuhnya privat seperti Royal Golden Eagle milik Sukanto Tanoto, sempit untuk kekayaan satu saham yang sepenuhnya publik seperti saham Berkshire Hathaway milik Warren Buffett. Bezos lebih dekat ke posisi Buffett daripada Tanoto, karena saham Amazon sepenuhnya publik dan harganya jelas tiap detik. Selisih US$16 miliar yang tersisa sepertinya datang dari satu-satunya bagian yang tidak: seberapa besar bobot yang diberikan masing-masing tracker untuk Blue Origin sekarang setelah punya harga sungguhan, ditentukan investor luar yang benar-benar membayar, bukan sekadar tebakan analis, dan bagaimana masing-masing memperlakukan The Washington Post, yang sama sekali tidak punya harga pasar sejak 2013. Ini versi lebih kecil dan lebih tajam dari pertanyaan soal perusahaan induk yang diangkat profil Anthoni Salim minggu ini, dan lebih ringan dibanding guncangan yang dialami Larry Ellison akibat reli saham Oracle, yang sempat melampaui Bezos di peringkat tahun ini sebelum turun lagi.
Kekayaan yang hampir sepenuhnya publik dan harganya jelas tiap detik saja masih bisa menyimpan selisih miliaran dolar, begitu ada satu aset privat di dalamnya yang baru pertama kali mendapat valuasi sungguhan. Pelajarannya berlaku juga di luar kalangan miliarder: portofolio yang di atas kertas kelihatan sudah lengkap harganya, bisa saja menyimpan satu pos yang angkanya sudah basi atau cuma perkiraan. Explore screener NetWort membantu kamu mengecek seberapa terkonsentrasi kepemilikanmu sendiri dan bagaimana volatilitas satu posisi dibandingkan sisa portofolio, pertanyaan yang sama dengan yang terus muncul di profil ini, hanya dalam skala jauh lebih besar.