Kekayaan Kuok Khoon Hong tercatat US$3,8 miliar di pelacak real-time Forbes pada 30 Oktober 2026, peringkat 1.097 di dunia. Pada daftar World's Billionaires 2026 yang dirilis Forbes 10 Maret 2026, angkanya US$4,1 miliar, peringkat 1.044. Keduanya dari Forbes, jadi selisih sekitar 7% itu perbandingan sebelum dan sesudah yang sah dalam satu tracker.
Kuok, 76 tahun, adalah chairman dan CEO Wilmar International yang berbasis di Singapura. Menurut Forbes, ia ikut mendirikannya pada 1991 dan membesarkannya menjadi salah satu produsen minyak sawit terbesar dunia. Co-founder Wilmar lainnya, menurut Forbes, adalah miliarder Indonesia Martua Sitorus. Media Singapura Mothership, yang mengutip daftar Forbes Maret lalu, menempatkan Kuok di urutan sembilan dari 55 miliarder Singapura.
Berapa kekayaan Kuok Khoon Hong, dan siapa yang bilang
Penerbit
Tanggal
Angka
Peringkat dunia
Forbes, World's Billionaires 2023
daftar tahunan
US$3,1 miliar
949
Forbes, World's Billionaires 2024
daftar tahunan
US$2,9 miliar
1.143
Forbes, World's Billionaires 2025
daftar tahunan
US$3,4 miliar
1.072
Forbes, World's Billionaires 2026
10 Maret 2026
US$4,1 miliar
1.044
Forbes, Real-Time Net Worth
30 Oktober 2026
US$3,8 miliar
1.097
Semua baris adalah Forbes. Empat baris pertama adalah potret daftar tahunan, jadi aman dibandingkan satu sama lain: dari daftar 2024 ke daftar 2026 angkanya naik sekitar 41%, dan dari 2025 ke 2026 naik sekitar 21%. Baris terakhir adalah angka langsung yang menghitung ulang kepemilikan saham tercatat setiap hari, jadi lebih tepat dibaca sebagai pergeseran dari daftar Maret, bukan vonis baru.
Kami tidak menemukan angka Bloomberg Billionaires Index untuk Kuok yang bisa kami baca dan beri tanggal. Angka tanpa tanggal yang beredar di situs agregator, dari US$2,3 miliar sampai US$4,2 miliar, tidak kami pakai.
Hartanya disimpan di mana
Forbes menelusuri kekayaannya ke Wilmar International, perusahaan agribisnis tercatat di Singapura yang ia dirikan bersama Martua Sitorus pada 1991. Sitorus punya profilnya sendiri di seri ini.
Forbes juga mencatat:
Yihai Kerry Arawana, anak usaha Wilmar di China, yang dicatatkan Kuok lewat IPO US$2,1 miliar di bursa Shenzhen pada 2020.
Saham di Yanlord Land, grup properti milik miliarder Zhong Sheng Jian, dan di Perennial Real Estate Holdings.
Kepemilikan bersama Sitorus atas Aviva Tower di London.
Forbes juga menyebut Kuok adalah keponakan miliarder Malaysia Robert Kuok, dan putranya, Kuok Meng Ru, mendirikan startup musik BandLab Technologies. Forbes punya entri terpisah "Kuok Khoon Hong & family", jadi kalau kamu mengecek ke Forbes, pastikan angka yang dikutip berasal dari halaman yang mana.
Apa yang menggerakkan angkanya
Teks profil Forbes terakhir diperbarui 10 Maret 2026 dan tidak menjelaskan apa yang menggerakkan angka real-time antara Maret dan Oktober. Yang bisa dikatakan sifatnya mekanis: karena bagian terbesar angkanya ada di perusahaan tercatat, nilainya dihitung ulang mengikuti harga saham setiap hari bursa, sedangkan kepemilikan privat seperti saham properti tidak. Pada 30 Oktober 2026, halaman Forbes menunjukkan angkanya naik US$55 juta, atau 1,42%, pada hari itu.
Dalam rentang lebih panjang polanya tidak lurus. Angkanya di daftar tahunan Forbes US$3,1 miliar pada 2023, turun ke US$2,9 miliar pada 2024, lalu naik di dua tahun berikutnya. Kami tidak menemukan keterangan Forbes yang mengaitkan peristiwa perusahaan tertentu dengan perubahan itu, jadi kami tidak menawarkan penjelasan.
Seberapa bisa angka ini dipastikan
Cukup bisa. Kepemilikan di perusahaan tercatat pada dasarnya bisa dicocokkan dengan laporan bursa dan harga saham, lebih mudah daripada kekayaan yang sepenuhnya privat. Yang tidak terlihat dari luar adalah cara Forbes menilai saham yang tidak tercatat atau membagi kepemilikan antara Kuok dan keluarganya. Sebagai pembanding di tracker yang sama, lihat Ciliandra Fangiono, yang entri Forbes-nya eksplisit angka keluarga. Untuk pendiri yang sudah melepas keterkaitannya dengan perusahaan tercatat, lihat Martua Sitorus, dan untuk kekayaan perkebunan di dalam grup yang lebih luas, Sukanto Tanoto.
Yang bisa kamu ambil dari sini
Tahu persis angka Forbes yang mana yang kamu kutip. Daftar Maret menulis US$4,1 miliar dan tracker langsung menulis US$3,8 miliar untuk orang yang sama, dan keduanya akurat sebagai bacaan di waktu yang berbeda.
Kekayaan dalam saham tercatat adalah angka yang bergerak. Orang yang sama bisa di peringkat 1.044 pada Maret dan 1.097 pada Oktober tanpa ada laporan bahwa bisnisnya berubah.
Tidak ada hal dalam catatan publik yang kami tinjau untuk artikel ini yang mengindikasikan sesuatu selain kepemilikan saham yang besar dan dilaporkan terbuka di perusahaan tercatat.