Kekayaan Mochtar Riady: Angka Forbes Anjlok Hampir Setengah di 2026
Baca 6 menit
Baca 6 menit
Kalau kamu pernah berobat di Siloam atau belanja di mal-mal grup Lippo, kamu sudah kenal kerajaan bisnis milik pendiri berusia 97 tahun ini. Kekayaan Mochtar Riady tercatat US$3,75 miliar sebagai angka keluarga menurut daftar "Indonesia's 50 Richest 2025" dari Forbes, dirilis 10 Desember 2025, menempatkan keluarga pendiri Lippo Group ini di peringkat 20 nasional. Per 4 Mei 2026, tracker real-time dari penerbit yang sama, dikutip Iconic Billionaires dan terakhir diperbarui 30 Agustus 2026, angka keluarga ini tinggal US$2,1 miliar, peringkat global #2.023 dan peringkat 24 di Indonesia. Selisihnya hampir 44%, dan sekarang bisnisnya dijalankan sehari-hari oleh dua anaknya, James dan Stephen.
Forbes menempatkan "Mochtar Riady & family" di peringkat 20 orang terkaya Indonesia versi daftar 10 Desember 2025, dengan kekayaan US$3,75 miliar. Sama seperti kebanyakan konglomerat keluarga di seri ini, ini angka keluarga, bukan bagian pribadi Mochtar. Operasional Lippo Group sehari-hari dipegang dua anaknya, James (urusan AS, Meikarta, relasi politik grup) dan Stephen (unit properti yang tercatat di bursa Singapura).
Tracker real-time Forbes sendiri sejak itu menunjukkan angka yang jauh lebih kecil. Iconic Billionaires, yang mempublikasikan ulang angka Forbes Real-Time Net Worth lengkap dengan tanggal, mencatat keluarga ini di US$2,1 miliar per 4 Mei 2026, peringkat global #2.023 dan peringkat 24 di Indonesia, dengan halaman yang menurut mereka terakhir diperbarui 30 Agustus 2026. Kedua angka ini berasal dari penerbit yang sama, Forbes, jadi ini perbandingan sebelum-sesudah yang sah dalam satu tracker, bukan membandingkan dua tracker berbeda. Tidak ada angka Bloomberg Billionaires Index bertanggal yang menyebut nama Mochtar Riady atau keluarga Riady secara individual, meski sudah dicari beberapa kali. Daftar Indonesia versi Bloomberg, seperti sudah dilaporkan di bagian lain seri ini, hanya menyebut Sukanto Tanoto, Prajogo Pangestu, Low Tuck Kwong, Robert Budi Hartono, dan Tahir di antara orang Indonesia yang mereka hitung, bukan keluarga Riady, kami sebutkan apa adanya, bukan asumsi.
| Tanggal | Sumber | Angka | Peringkat |
|---|---|---|---|
| 10 Desember 2025 | Forbes, "Indonesia's 50 Richest 2025" | US$3,75 miliar | Peringkat 20 Indonesia |
| 4 Mei 2026 (halaman diperbarui 30 Agustus 2026) | Forbes Real-Time Net Worth, via Iconic Billionaires | US$2,1 miliar | #2.023 global, peringkat 24 Indonesia |
Lippo Group tidak punya satu saham tunggal yang bisa jadi patokan seri ini. Mochtar Riady, lahir 12 Mei 1929 di Malang, Jawa Timur, membangun kariernya di dunia perbankan sebelum krisis moneter 1997, lalu mendirikan Lippo Group sebagai konglomerat yang kini merambah properti, ritel, kesehatan, media, dan pendidikan, dengan lebih dari 50 perusahaan di bawah bendera grup menurut media bisnis Indonesia.
Dua bagian dari kerajaan ini tercatat di bursa. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), unit properti grup, sepanjang 2026 memangkas kepemilikannya di operator rumah sakit Siloam International Hospitals (SILO), termasuk penawaran tender untuk melepas 18,57% saham senilai Rp6,9 triliun tunai, menurunkan kepemilikan LPKR menjadi 29,09%, menurut pemberitaan pasar Indonesia. Terpisah, OUE Commercial REIT, kendaraan investasi tercatat di bursa Singapura yang dijalankan anak Mochtar, Stephen, menguasai gedung perkantoran ikonik termasuk kepemilikan efektif sekitar 68% di One Raffles Place, bernilai sekitar S$1,9 miliar (sekitar US$1,9 miliar) per akhir Desember 2025, menurut Forbes (Jonathan Burgos, 19 Februari 2026). Baik LPKR maupun SILO tidak masuk daftar ticker kurasi NetWort, dicek lewat frontend/scripts/curated-tickers.mjs dan backend/app/services/asset_symbol_service.py, jadi artikel ini menyebut keduanya lengkap dengan kode saham hanya dalam teks, tanpa tautan aset internal.
Cerita paling jelas di 2026 adalah rotasi portofolio di OUE REIT, bukan guncangan laba tunggal. Forbes melaporkan pada 19 Februari 2026 bahwa OUE REIT sedang mencari pembeli untuk One Raffles Place, salah satu gedung tertinggi di Singapura, dengan valuasi hingga S$2,4 miliar. Beberapa hari kemudian, pada 24 Februari 2026, OUE REIT sepakat membeli 19,9% saham Salesforce Tower di Sydney dari Mitsubishi Estate senilai A$357,2 juta, langkah pertama grup ini masuk pasar Australia, transaksi yang rampung 16 Maret 2026 menurut pengumuman resmi kedua perusahaan. Jika digabungkan, unit properti keluarga yang berbasis di Singapura ini sedang berputar keluar dari satu aset andalan Singapura menuju aset pertama di Australia sepanjang awal 2026, sebuah langkah portofolio, bukan sekadar untung atau rugi.
Selisih 44% dalam tracker satu penerbit terbilang besar untuk ukuran seri ini, tapi ada penjelasannya, bukan misteri: daftar tahunan Desember menilai konglomerat tertutup ini setahun sekali, sementara tracker real-time terus menyesuaikan untuk bagian yang tercatat di bursa dan bisa dihitung harganya, termasuk LPKR dan SILO, dan keduanya bergerak sepanjang 2026 seiring Lippo Karawaci melepas sahamnya di rumah sakit. Yang tidak bisa dipastikan dari sumber publik mana pun adalah berapa bagian pribadi Mochtar dari kedua angka itu; angka keluarga ini terbagi antara pendiri berusia 97 tahun dan dua anaknya yang menjalankan bisnis berbeda, dan tidak ada penerbit yang ditemukan seri ini yang membagi angkanya seperti yang dilakukan Forbes untuk salah satu bersaudara Karim di profil Bachtiar Karim di seri ini.
Pendiri yang sudah sepuh, angka keluarga alih-alih angka pribadi, dan selisih besar dalam satu tracker yang didorong penjualan aset nyata dan bertanggal, bukan kejatuhan pasar: anggap angka keluarga ini sebagai potret aset-aset Lippo Group yang bisa dihitung harganya, bukan neraca pribadi Mochtar Riady.
Untuk melihat bagaimana usia, suksesi, dan angka keluarga bikin angka kekayaan susah dipastikan di tempat lain dalam seri ini, baca juga: