Seri ini sudah beberapa kali membahas kekayaan yang bergerak liar dalam hitungan minggu, dari Masayoshi Son yang angkanya melorot $16 miliar dalam sepuluh minggu, sampai Kuncoro Wibowo yang malah hilang total dari daftar orang kaya. Kekayaan Carlos Slim, taipan telekomunikasi Meksiko, jadi kebalikannya. Kekayaan Carlos Slim tercatat $123 miliar menurut Bloomberg Billionaires Index per 26 September 2026, peringkat ke-16 dunia dan orang terkaya di Amerika Latin. Tujuh bulan sebelumnya, daftar "World's Billionaires List 2026" milik Forbes, terbit 10 Maret 2026 dengan penilaian per 1 Maret 2026, menaksirnya $125 miliar, juga peringkat ke-16 dunia. Dua penerbit ini, menilai di waktu yang beda hampir tujuh bulan, cuma selisih $2 miliar, sekitar 1,6%, jarak paling dekat yang pernah ditemukan seri ini antara dua pelacak untuk orang yang sama.
Angkanya, dan siapa yang bilang
Indeks Bloomberg menempatkan Slim di $123 miliar per 26 September 2026, naik $335 juta, atau 0,3%, dari hari sebelumnya, dan naik $9,80 miliar, atau 8,8%, sejak awal tahun. Daftar tahunan Forbes, memakai harga saham dan kurs per 1 Maret 2026, menaksir Carlos Slim Helú dan keluarganya $125 miliar, jauh di atas 23 orang Meksiko lain yang masuk daftar itu tahun ini. Penulisan ini tidak menemukan angka dolar Forbes yang lebih baru dengan tanggal jelas untuk menggantikan angka Maret tersebut, jadi dua angka di bawah ini ditulis lengkap dengan tanggalnya masing-masing, bukan digabung jadi satu.
Tanggal
Sumber
Angka
Keterangan
1 Maret 2026 (tanggal penilaian daftar)
Forbes, "World's Billionaires List 2026"
$125 miliar
Peringkat ke-16 dunia, terkaya di Meksiko
26 September 2026
Bloomberg Billionaires Index
$123 miliar
Peringkat ke-16 dunia, terkaya di Amerika Latin
Sumber kekayaannya
Bloomberg menyebut kepemilikan mayoritas Slim di América Móvil, operator seluler terbesar di Amerika Latin, sebagai aset paling berharga miliknya, disusul saham di perusahaan induk Grupo Carso dan di Grupo Financiero Inbursa, kelompok bank dan asuransi yang dia bangun terpisah dari Carso. Ketiganya tercatat sebagai perusahaan publik yang berdiri sendiri-sendiri: América Móvil di bursa New York (AMX) dan bursa Meksiko (AMXL), sementara Grupo Carso dan Grupo Financiero Inbursa sama-sama di bursa Meksiko (GCARSOA1 dan GFINBURO). Ketiganya tidak ada di daftar ticker kurasi NetWort (frontend/scripts/curated-tickers.mjs, backend/app/services/asset_symbol_service.py), dicek pada penulisan ini, jadi hanya disebut kodenya saja tanpa tautan.
Yang bikin kekayaannya bergerak belakangan ini
Grupo Carso, lewat anak usahanya Zamajal, sepakat pada 19 Januari 2026 membayar $600 juta, terdiri dari $270 juta untuk sisa saham dan $330 juta utang yang diambil alih, untuk menguasai penuh Fieldwood Mexico, operator ladang minyak lepas pantai Ichalkil dan Pokoch, setelah perusahaan Rusia Lukoil hengkang dari Meksiko akibat sanksi Amerika Serikat (BNamericas, Upstream Online, World Oil, semuanya 19 Januari 2026). Grupo Carso sebelumnya sudah memegang separuh saham ladang tersebut, dengan cadangan yang bisa diambil ditaksir 564 juta barel setara minyak, sehingga kesepakatan ini mengubah kepemilikan bersama jadi kendali penuh dan memperdalam langkah Carso masuk ke bisnis minyak dan gas, di luar bisnis telekomunikasi, ritel, dan industrinya yang sudah ada. Terpisah, América Móvil melaporkan laba bersih kuartal keempat 2025 sebesar 19,13 miliar peso, sekitar $1,1 miliar, naik lebih dari 300% dibanding setahun sebelumnya, terutama karena biaya pendanaan yang cuma separuh dari tahun sebelumnya, dari pendapatan 244,9 miliar peso, sekitar $14,2 miliar (Reuters, pertengahan Februari 2026). Tidak ada sumber yang ditemukan penulisan ini yang mengaitkan langsung salah satu peristiwa tersebut dengan besarnya angka Bloomberg di September atau angka Forbes di Maret.
Seberapa bisa dipercaya angka ini
Dibanding banyak kekayaan lain yang pernah dibahas seri ini, kekayaan Slim tergolong lebih mudah diverifikasi: tiga perusahaan yang tercatat terpisah di bursa, masing-masing punya harga saham harian, bukan satu konglomerat privat tanpa harga saham publik. Transparansi ini kemungkinan yang membuat angka Forbes dan Bloomberg begitu dekat meski dinilai hampir tujuh bulan berbeda, beda jauh dari gejolak SoftBank yang menggerakkan kekayaan Masayoshi Son atau rentang taksiran Jacqueline Mars yang lebar dan sulit dipastikan sumbernya. Sisi yang masih kurang transparan ada di pinggirnya: ladang minyak eks-Lukoil kini dipegang lewat anak usaha privat Grupo Carso yang tidak punya harga saham sendiri, dan sebagian besar bisnis intinya menghasilkan peso sementara kekayaan yang dilacak dilaporkan dalam dolar, jadi pergerakan kurs saja bisa menggeser angkanya tanpa ada perubahan apa pun di harga saham perusahaan publiknya.
Apa artinya buat kamu
Kekayaan yang tersebar di beberapa perusahaan terpisah yang dikendalikan satu keluarga ternyata masih bisa dilacak dengan cukup presisi, lebih mirip portofolio publik yang terdiversifikasi ketimbang saham tunggal seorang pendiri atau perusahaan keluarga yang serba privat. Untuk mekanisme terkait di seri ini, baca juga:
Profil Masayoshi Son, kekayaan yang terpusat di satu perusahaan induk dan sempat anjlok lebih dari $30 miliar hanya dalam satu kuartal, kebalikan dari stabilnya kekayaan Slim.
Profil Jacqueline Mars, perusahaan yang sepenuhnya privat tanpa saham publik di mana pun, jenis kekayaan paling sulit diverifikasi di seri ini.
Profil Amancio Ortega, kekayaan keluarga lain yang bertumpu pada satu perusahaan publik utama plus kepemilikan lain yang lebih kecil.
Halaman market NetWort memantau pergerakan harian perusahaan yang tercatat di bursa, jenis penilaian harian dan bisa diverifikasi yang sama seperti sebagian besar kekayaan Slim yang terlacak.