Platform P2P Lending Ngiklanin Return 15-20% Setahun. Ini yang Dilakuin Tingkat Gagal Bayar ke Angka Itu
Baca 5 menit
Baca 5 menit
Kamu danain Rp 10.000.000 lewat aplikasi P2P lending. Di halamannya tertulis "return sampai 15% setahun."
Setahun kemudian, berapa yang beneran masuk kantong kamu? Bukan 15%. Tulisan ini nunjukin kenapa, pakai angka gagal bayar yang dirilis OJK tiap bulan.
P2P lending (disebut juga pindar atau fintech lending) artinya kamu minjemin uang ke peminjam lewat aplikasi. Kamu dapat bunga. Platform jadi perantara. Gagal bayar artinya peminjam berhenti nyicil.
OJK memantau kredit macet di platform ini lewat angka bernama TWP90, singkatan dari Tingkat Wanprestasi 90 hari.
Isinya: porsi pinjaman yang telat bayar lebih dari 90 hari. Pinjaman yang telat selama itu kecil kemungkinan balik tepat waktu, atau malah nggak balik.
OJK meminta tiap platform menjaga TWP90 di bawah atau sama dengan 5%.
Posisi industri per Juli 2026, berdasarkan pemberitaan data OJK:
| Ukuran | Juli 2026 |
|---|---|
| Pinjaman beredar | Rp 105,63 triliun |
| Pertumbuhan setahun | 24,76% |
| TWP90 industri | 4,32% (naik dari 4,26% di Juni) |
| Platform di atas batas 5% | 16 |
Sumber: Kontan dan Bisnis.com, yang mengutip data OJK. Kami membacanya lewat ringkasan pencarian, bukan rilis OJK langsung.
Ada dua hal yang perlu diperhatikan. Rata-ratanya kelihatan tenang. Tapi 16 platform melewati batas, dan rata-rata menyembunyikan mereka.
Angka industri itu campuran banyak platform. Kamu nggak minjemin ke industri. Kamu minjemin ke satu platform.
Contoh nyata: di 2025, platform Akseleran gagal bayar sekitar Rp 178 miliar, dan pemberitaan mencatat TWP90-nya di atas 60%. OJK lalu menjatuhkan sanksi pembatasan kegiatan usaha. Menurut perusahaan, enam peminjam gagal bayar bersamaan pada Maret 2025 (diberitakan Kontan dan Bisnis.com).
Angka TWP90-nya dilaporkan beda-beda (60% sampai 64%), jadi kami cuma menulis "di atas 60%."
Pelajarannya bukan soal satu nama. Beberapa pinjaman besar yang gagal bareng bisa menghabiskan return banyak lender kecil.
Sekarang hitungannya. Ini ilustrasi dari NetWort sendiri, bukan rata-rata pasar. Asumsinya tiga:
| Porsi dana kamu yang gagal bayar | Bunga | Pajak bunga (15%) | Pokok hilang | Hasil bersih | Return bersih |
|---|---|---|---|---|---|
| 0% | Rp 1.500.000 | Rp 225.000 | Rp 0 | Rp 1.275.000 | 12,75% |
| 4,32% (TWP90 industri Juli 2026) | Rp 1.500.000 | Rp 225.000 | Rp 432.000 | Rp 843.000 | 8,43% |
| 10% | Rp 1.500.000 | Rp 225.000 | Rp 1.000.000 | Rp 275.000 | 2,75% |
| 20% | Rp 1.500.000 | Rp 225.000 | Rp 2.000.000 | -Rp 725.000 | -7,25% |
Iklannya bilang 15%. Kena pajak saja sudah jadi 12,75%. Dengan tingkat gagal bayar rata-rata industri, sekitar 8,4%.
Titik impasnya gampang. Dengan asumsi ini, kalau lebih dari 12,75% dana kamu gagal bayar, kamu rugi.
Tabel ini alat kasar, bukan ramalan.
TWP90 adalah foto pinjaman yang telat saat ini. Sebagian pinjaman telat akhirnya dibayar, jadi kerugian sepanjang umur pinjaman bisa lebih kecil. Return yang diiklankan juga mungkin sudah memperhitungkan sebagian kerugian.
Tapi arah sebaliknya juga nyata. Pinjaman yang belum telat 90 hari belum dihitung. Dan kalau kamu cuma pegang sedikit pinjaman, satu gagal bayar menghantam kamu jauh lebih keras dari rata-ratanya.
Menurut PMK 69/2022, bunga yang kamu terima dari P2P lending dikenai pajak. Untuk wajib pajak dalam negeri, platform memotong 15% dari bunga bruto (PPh Pasal 23) dan memberi kamu bukti potong. Bunga itu juga dilaporkan di SPT Tahunan. Penjelasannya ada di artikel Ditjen Pajak.
Kami membaca ini lewat ringkasan pencarian dan nggak bisa membuka halamannya langsung. Cek bukti potong dari platform kamu dan tanyakan ke konsultan pajak soal kondisi kamu.
Return bersih 12% atau 8% baru berarti kalau dibandingkan dengan alternatif. Deposito atau SBN bayarnya lebih kecil, tapi risiko gagal bayarnya jauh lebih rendah.
Untuk lihat patokan hari ini, cek BI rate dan yield obligasi di halaman makro NetWort. Kami juga membahas lending kripto yang yield-nya tinggi di risiko DeFi lending. Dan kalau kamu bingung antara minjemin uang atau lunasi utang sendiri, baca lunasi utang dulu atau investasi dulu.
Kalau pertanyaan pertama nggak bisa kamu jawab, kamu cuma menebak.
NetWort belum punya kategori P2P tersendiri. Yang paling cocok adalah Fixed Income, dan kategori ini nggak punya default rate, jadi kamu isi sendiri.
Buka Holdings, tambahkan saldo P2P kamu di Fixed Income, lalu isi return bersih yang kamu harapkan, misalnya 8,43% dari tabel di atas, bukan 15% di iklan. Portofolio kamu jadi menampilkan angka yang bisa dipakai buat berencana.